Polisi Terus Buru Tahanan Direktorat Narkoba Mabes Polri yang Kabur

0
59
ilustrasi

JAKARTA, Limadetik.com – Sebanyak tujuh tahanan kasus narkoba yang kabur terus diburu petugas Direktorat Tindak Pidana (Dirtipid) Narkotika Mabes Polri. Bahkan, pencarian semakin difokuskan dengan menyelidiki kediaman para tahanan dan memintai keterangan kerabat dekatnya.

Wakil Direktur Ditipid Narkoba Mabes Polri, Kombes Jhon Thurman Panjaitan menjelaskan, saat ini pihaknya masih fokus mengejar tahanan yang melarikan diri dari bui.

“Kami juga terus menggali keterangan dari sumber-sumber untuk mengetahui keberadaan tahanan yang kabur ini,” kata Jhon di Jakarta, Rabu (25/1/2017) .

Sampai saat ini, Jhon menjelaskan terus mendalami bagaimana proses ke tujuh tahanan tersebut melarikan diri, seperti memeriksa kamera pengawas dan barang pelaku yang ditinggal di dalam penjara.

Kemudian, Jhon memberitahukan juga memintai keterangan dari penjaga yang ketika itu sedang bertugas. Mengingat, kaburnya tujuh tahanan itu merupakan kelalaian dari para petugas yang berjaga.

“Dugaan kami juga, pembongkaran tembok itu sudah dilakukan pelaku selama beberapa hari. Tembok itu juga selama ini ditutup dengan menggunakan ember besar,” paparnya.

Demi membantu pencarian, Jhon mengimbau saudara ketujuh pelaku untuk bertindak kooperatif dan membantu polisi untuk memberikan informasi jikalau mengetahui keberadaan mereka.

Ia juga menegaskan agar para tahanan ini segera menyerahkan diri. “Kalau tidak kami beri tindakan tegas,” tutupnya.

Sekadar diketahui, pada Selasa 24 Januari 2017 lalu sebanyak tujuh tahanan Direktorat Tindak Pidana (Dirtipid) Narkotika Mabes Polri kabur dari dalam penjara.

Mereka kabur dengan menjebol tembok kamar mandi bui dengan membuat lubang berdiameter 3 cm. Tahanan itu kemudian memanjat tembok gedung sebelah penjara yang setinggi 3 meter.

Dari dugaan sementara, pelaku ini membuat lubang dengan menggunakan paku dan juga dengan sebuah alat pukul yang dibalutkan kain agar tidak terdengar suaranya oleh petugas. Selain itu, pembuatan lubang ini diperkirakan sudah berlangsung sejak lama dan dalam proses pembuatannya ditutupi oleh sebuah ember.(okz/rd)

loading...

LEAVE A REPLY