Bom Bunuh Diri Dahsyat Guncang Makam Sufi Pakistan, 75 Tewas Ratusan Luka-luka

0
53

ISLAMABAD, Limadetik.com – Sebuah bom bunuh diri ISIS meledak di dalam sebuah makam sufi terkenal di Pakistan selatan, Kamis (16/02), menewaskan sedikitnya 75 orang dalam serangan paling mematikan di negara itu dalam lebih dari dua tahun.

Pembom memasuki ruang utama makam sufi Lal Shahbaz Qalandar di Sehwan dan meledakkan dirinya di tengah ratusan jamaah. Menurut tiga pejabat keamanan, setidaknya 20 perempuan dan sembilan orang anak termasuk diantara mereka yang tewas. Para pejabat menjelaskan secara singkat hal ini kepada wartawan dalam kondisi anonimitas karena mereka tidak berwenang. Fazal Palejo, seorang pejabat senior kesehatan di provinsi Sindh, kemudian mengkonfirmasi jumlah kematian itu.

Kelompok ISIS mengklaim serangan itu dalam sebuah pernyataan yang diedarkan oleh kantor beritanya Aamaq.

Raja Somro, saksi mata serangan itu, mengatakan kepada jaringan TV lokal sebagaimana dikutip ABC News pada hari Kamis, (16/02) bahwa ratusan orang tengah melakukan ritual sufi yang dikenal sebagai Dhamal ketika pembom bunuh diri itu melaksanakan aksinya.

“Saya melihat mayat di mana-mana. Saya melihat mayat perempuan dan anak-anak,” katanya.

TV lokal menunjukkan tayangan video setelah ledakan, dimana para jamaah yang terluka menangis minta tolong sementara lantai dipenuhi dengan darah dan potongan-potongan tubuh. Para wanita menangis dan memukuli dada mereka dalam kesedihan.

Salah seorang polisi senior setempat, Shabbir Sethar, mengatakan, korban tewas kemungkinan akan terus bertambah karena ada ratusan korban luka-luka.

Menurut TV negara Pakistan Perdana Menteri Nawaz Sharif bersumpah bahwa pasukan keamanan akan melacak pelaku serangan.

“Setiap tetes darah bangsa ini harus dibalaskan, dan akan segera dibalas,” ungkap panglima militer Pakistan, Jenderal Qamar Javed Bajwa, dalam sebuah pernyataan. “Tidak ada lagi menahan diri bagi siapa pun.”

Serangan hari Kamis kemarin adalah serangan yang paling mematikan di Pakistan sejak 16 Desember 2014, ketika kelompok militan menyerang sebuah sekolah yang dikelola militer di Peshawar, menewaskan 154 orang, sebagian besar anak-anak sekolah.

Pakistan telah berperang dengan Taliban dan kelompok-kelompok ekstremis lainnya selama lebih dari satu dekade. Dalam beberapa tahun terakhir ini telah melancarkan serangan besar terhadap kubu militan di wilayah suku di sepanjang perbatasan dengan Afghanistan, tetapi pemberontak terus melakukan serangan di tempat lain di negara itu.

 

(tm)

loading...

LEAVE A REPLY