Merasa Geram,Gubernur Jatim Ajak Golkar Lawan Ormas Radikal dan Anti Pancasila

0
187
disamping kiri ketum golkar berbatik coklat Pakde karwo

Surabaya,Limadetik.com – Hangatnya Pembicaraan ditengah masyarakat atas Ormas yang dinilai dan dianggap mengancam kerukunan hidup berbangsa dan bernegara menjadi sebuah perhatian Para Ulama dan Umara tak terkecuali Gubernur Jawa Timur Soekarwo (Pakde Karwo) meminta pada masyarakat jawa timur agar hati hati dengan Ormas ormas yang anti pancasila.

Gubernur Jawa Timur, Soekarwo mengajak Partai Golkar ikut memerangi ideologi anti-Pancasila yang tumbuh-kembang di Indonesia. Sebab, Pancasila adalah sebagai nilai kultur dan menjadi falsafah bangsa.

Hal ini disampaikan Soekarwo saat pidato di acara Pelantikan Pengurus DPD Partai Golkar Jawa Timur, Sabtu (6/5). Acara dihadiri Ketum DPP Golkar, Setya Novanto, Agung Laksono, Ridwam Hisyam, Adies Kadir dan sejumlah petinggi partai lainnya, termasuk dari DPD PDIP Jawa Timur,seperti yang dilansir merdeka.com.

“Pertama saya usul kepada ‘pendekar’ di Ikrar Panca Bakti (Ikrar Partai Golkar) tadi, agar Pancasila sebagai nilai-nilai kultural dan menjadi falsafah,” kata Soekarwo usai acara.

Nilai-nilai dan falsafah Pancasila itu, lanjut dia, kemuadian masuk di dalam konstitusi. “Itu kemudian di dalamnya, kemudian berikrar di dalamnya, ada NKRI dan kebhinekaan. Itu di dalam keseharian, itu harus kemudian ada working ideology-nya.”

Kerja-kerja idelogis ini, masih kata Soekarwo, harus direalisasikan bersama. “Saya mendukung working ideologynya di situ. Misalnya, itu jelas menjadi falsafah dan menjadi konsitusi.”

Menurut dia, semua organisasi harus berfalsafah dengan Pancasila. “Itu karena sudah jadi konstitusi, hierarkis perundang-undangan. Kita semua harus tunduk di dalam konstitusi itu,” katanya.

Gubernur yang akrab disapa Pakde Karwo ini juga mengaku mengusulkan kepada Partai Golkar, agar organisasi-organisasi di bawah bendera partai beringin ikut mempertahankan NKRI.

“Saya usulkan sebagai ikrar Panca Bakti itu. Isinya itu bagaimana mempertahankan Pancasila sebagai dasar konstitusi dan falsafah, sudah masuk Undang-Undang 45.”

“Di pembukaan dan diatur dalam hierarkis perundang-undangan, bahwa semua undang-undang yang mengatur kehidupan bernegara, berbangsa dan bermasyarakat harus berdasarkan Pancasila. Bunyinya itu di dalam Pancasila,” katanya.

Meski tidak dengan tegas menyebut ormas anti-Pancasila harus dibubarkan, Soekarwo tetap menyatakan tidak boleh ada organisasi anti-Pancasila di Indonesia.

“Ya tidak boleh. Wong bunyi hirarkisnya begitu kok. Undang-undang. Di dalam Pancasila, sumber segala sumber hukum. Itu bunyi perintah konstitusi, bukan perintah, permintaan saya. Jadi kita melakukan peraturan penegakan perundang-undangan,” ujar Soekarwo.(yud)

loading...

LEAVE A REPLY