Pelayanan Pemerintah Desa Tidak Maksimal, DPMD Sumenep Bakal Turun Tangan

SUMENEP, Limadetik.com – Pelayanan publik Pemerintah desa yang secara administrasi berada di wilayah Kabupaten Sumenep, Jawa Timur selama ini tidak maksimal.

Hal itu diungkapkan Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Sumenep, Ahmad Masuni,  Selasa (9/5/2017). Sehingga, mantan Kepala Dinas Pendidikan tersebut akan turun tangan dengan cara ngantor di balai desa.

“Dalam waktu dekat ini kami akan ngantor dibalai desa. Akan mengambil sampel lima desa di kecamatan Kota dan Kalianget,” terangnya.

Tujuannya tak lain adalah untuk menggugah para petugas di balai desa untuk memberikan pelayanan sesuai tugas masing-masing. Termasuk pula untuk meningkatkan pelayanan publik yang kerap kali dikeluhkan.

Disamping itu, berdasarkan pengamatannya, fungsi balai desa kurang maksimal. Kepala Desa dan aparaturnya kerap kali lebih memilih pelayanan publik di rumahnya masing-masing.

Ia menyampaikan, secara bertahap, pihaknya juga akan melakukan bimbingan bagi petugas di pemerintahan desa secara keseluruhan.

“Setelah balai desa ditempati dan petugasnya sudah tahu apa yang harus dikerjakan, nanti semua pelayanan masyarakat akan dilakukan di balai desa, tidak lagi dirumah pak kades,” ucapnya.

Lebih lanjut ia menegaskan, pelayanan terhadap masyarakat sebenarnya juga bisa dilakukan di rumah kepala desa, namun untuk menjaga tertib administrasi, diperlukan pemanfaatan balai desa, agar semua data administrasi berada dibalai desa.

“Kalau dalam keadaan emergensi, boleh masyarakat kerumah kades, misalnya dimalam hari. Tapi kalau masih bisa dilakukan disiang hari, silahkan ke balai desa,” pungkasnya.

[hoki/rud]

LEAVE A REPLY