Terkait Kasus Chat Berbau Porno Habib riziq Shihab,Polisi Panggil 4 Saksi Ahli

LIMADETIK.com,JAKARTA – Polisi kini terus mendalami kasus yang menimpa Orang nomer satu di Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Shihab bersama seorang wanita Fierza Husein yang di duga melakukan chat fornografi.

Polda Metro Jaya akan menggali keterangan empat saksi ahli dalam kasus dugaan chat pornografi yang ditudingkan kepeda pimpinan Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Shihab dan Firza Husein

“Besok kami akan memintai keterangan dari ahli untuk melengkapi alat bukti. Untuk tambahan saja,” ujar Direktur Reskrimsus Polda Metro Jaya Kombes Pol Wahyu Hadiningrat saat dihubungi wartawan, Mingu (14/5/2017).

Meskipun sebelum nya Habib Rizieq Shihab dikabarkan masih berada diluar negri seperti yang dikatakan salah satu kuasa hukum nya kalau Habib Rizieq Shihab,sedang berada di malaysia menyeslesaikan kuliah S3 nya polisi akan tetap memproses kasus tersebut diatas kombes pol Wahyu Hadiningrat menyampaikan “akan tetap melayangkan surat pemanggilan senin 15/05/2017 esok.

Saksi ahli yang akan diperikasa berasal dari Komisi Perlindungan Anak Indonesia, ahli pidana, ahli telematika, dan ahli face recognition dari Indonesia Automatic Fingerprint Identification System.
Setelah keempat ahli tersebut, Dirkrimsus akan memintai keterangan beberapa saksi ahli lainnya.

“Tapi kita panggil secara bertahap,” ujar Wahyu.
Menurut Wahyu, dalam kasus tersebut penyidiknya hanya tinggal memeriksa sejumlah saksi tambahan.

“Kita tinggal memeriksa saksi-saksi tambahan dan juga keterangan ahli untuk melengkapi,” kata Wahyu.
Polisi telah meningkatkan status kasus chat berbau pornografi yang diduga dilakukan Habib Rizieq dengan Firza Husein menjadi penyidikan.

Polisi telah melayangkan surat panggilan pertama dan kedua kepada Habib Rizieq.
Tapi, panggilan tersebut tak kunjung dipenuhi, hingga polisi berencana menjemput paksa Habib Rizieq.

Kasus tersebut bermula ketika percakapan antara orang yang diduga Habib Rizieq dan Firza Husein menyebar di dunia maya.
Habib Rizieq dan Firza Husein pun sudah membantah bila percakapan tersebut dilakukan mereka berdua.

Namun, percakapan berbau pornografi tersebut dianggap telah meresahkan masyarakat.
Hingga Aliansi Mahasiswa Anti Pornografi melaporkan percakapan mesum itu, dengan nomor LP/510/I/2017/PMJ/Dit Reskrimsus.
Terlapor masih status penyelidikan.

Pelaporan didasarkan pada pasal 4 ayat (1) juncto pasal 29 dan/atau pasal 32 UU 44/2008 tentang pornografi, serta pasal 27 ayat (1) juncto pasal 45 ayat (1) UU 11/2008 tentang ITE.

Kadiv Humas Polri Irjen Pol Setyo Wasisto mengatakan, polisi mempertimbangkan untuk bekerja sama dengan Polis Diraja Malaysia dakam upaya jemput paksa Habib Rizieq.
Langkah tersebut ditempuh, jika Habib Rizieq tak kunjung pulang ke Indonesia untuk memenuhi panggilan pemeriksaan.
“Nanti bisa diminta bantuan ke negara lain, memberi tahu kalau dia masih punya urusan di Indonesia. Police to police,” ujar Setyo.
Penasihat hukum Rizieq, Kapitra Ampera mengatakan, saat ini Habib Rizieq sedang menyelesaikan program doktoralnya di Malaysia.
Habib Rizieq tak perlu dijemput paksa, karena diyakininya, akan memenuhi panggilan polisi setelah menyelesaikan pendidikannya.
“Tidak usah dipanggil paksa. Minggu depan juga pulang, Insya Allah,” ucap Kapitra.(yud)

LEAVE A REPLY