Jelang Visit Year 2018, Sumenep Belum Mampu Kalahkan Pengunjung Banyuwangi

SUMENEP, Limadetik.com – Pemerintah Kabupaten Sumenep, Jawa Timur dua tahun terakhir giat membangun dan mempromosikan objek wisata yang dimilikinya. Tujuannya untuk mempersiapkan program Visit Year 2018 mendatang.

Namun, peringkat kunjungan wisata di Sumenep tahun ini masih kalah dibandingkan 4 Kabupaten / Kota yang memiliki banyak objek wisata juga. Buktinya, jumlah kunjungan wisatawan ke Sumenep masih menempati urutan ke 5 dari 38 Kabupaten / Kota se Jawa Timur.

“Kami senang, karena wisata Sumenep sudah mulai diperhitungkan, di Jawa Timur kunjungan wisata Sumenep sudah berada diperingkat lima,” kata Wakil Bupati Sumenep, Achmad Fauzi, Selasa (16/5/2018).

Politisi PDI P melanjutkan, melesatnya jumlah kunjungan wisata tidak lepas dari potensi yang memang dimiliki Sumenep. Sumenep yang terdiri dari daerah daratan dan kepulauan. Tentunya memiliki objek wisata yang tidak dimiliki daerah lain.

Sumenep punya wisata alam, wisata religi, wisata budaya dan wisata bahari. Termasuk memiliki Keraton dan Asta Tinggi, Gili Labak dan Gili Iyang yang dikenal memiliki oksigen terbaik kedua dunia.

“Meskipun masih kalah terhadap jumlah pengunjung dari yang datang ke Kota Surabaya,” ucapnya.

Untuk Jawa Timur, Surabaya menempati urutan tertinggi. Disusul Kabupaten Malang, Kota Batu, Kabupaten Banyuwangi dan diurutan ke 5 adalah Kabupaten Sumenep.

Sementara itu, berdasarkan data di Dinas Pariwisata, Kebudayaan, Pemuda dan Olah Raga (Disparbudpora), wisatawan yang datang ke Sumenep pada 2015 sebanyak 626.338 orang, terdiri dari 626.921 wisatawan domistik dan 417 wisman.

Sedangkan pada tahun 2016 kemarin, data wisatawan mengalami kenaikan menjadi 855.946 orang, terdiri dari 854.614 wisatawan domestik dan 1.332 wisman.

“Kedepan, kami bertekat untuk menempati urutan pertama,” tukasnya.

(Hoki/Rud)

LEAVE A REPLY