Kapolri Jendral Polisi Tito Karnavian Menyesalkan Atas Meninggal nya Taruna Akpol

Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Tito Karnavian (kiri) bersama Steering Committee Piala Presiden Maruarar Sirait (kanan) memberikan keterangan pers terkait final turnamen sepakbola Piala Presiden 2015 di Jakarta, Rabu (14/10). Panitia memutuskan penyelenggaraan final Piala Presiden antara Persib Bandung dan Sriwijaya FC akan digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno pada hari Minggu (18/10) dengan mengerahkan 10.000 personel keamanan dari Polda Metro Jaya, TNI dan unsur terkait. ANTARA FOTO/Wahyu Putro A/aww/15.

Limadetik.com,Jakarta – Taruna Akpol kembali memakan korban,kemarin publik kembali dikejutkan atas kejadian yang berujung maut terhadap salah satu seorang taruna akpol tingkat dua Mohammad Adama.

Kapolri Jendral Polisi Tito Karnavian menyayangkan insiden tewasnya Seorang Taruna Akademi Kepolisian (Akpol) tingkat dua, Brigadir Dua Taruna (Brigdatar) Mohammad Adam. Tito menilai budaya kekerasan yang sudah membumi di Akademi Kepolisian sepatutnya dihilangkan.

“Terkait tewasnya Taruna Akpol saya menyesalkan, saya sudah tegaskan budaya pemukulan kekerasan tidak boleh terjadi lagi,” jelas Tito sebelum memulai agenda Tabligh Akbar di STIK-PTIK, Jakarta Selatan, Kamis (18/5/2017).

Kapolri Tito menambahkan, budaya kekerasan tidaklah sejalan program Profesional Modern Terpercaya (Promoter) yang digaungkan Polri. Promoter adalah menekan budaya kekerasan berlebihan. “Ini momentum untuk mengubah itu.”

Demi menuntaskan kasus ini, lanjut Tito, Kapolda Jawa Tengah telah diperintahkan untuk mengusutnya. Dia juga meminta Propam mengawasi pendidikan kepolisian di Akpol agar peristiwa serupa tidak kembali terulang.

“Saya sudah perintahkan dan telepon Kapolda Jawa Tengah untuk memproses pidana. Saya juga minta Propam ikut turun untuk melihat bagaimana lembaga Akpol menghentikan budaya pemukulan senior junior di Akpol. Saya kira dalam waktu dekat saya juga akan datang ke sana (Akpol),” ujar Tito. (Yud)

Sumber  : kompas

 

LEAVE A REPLY