Jebol Plafon, Empat Tahanan Polsekta Ungaran Kabur

UNGARAN, Limadetik.com – Diduga jebol plafon (eternit) Empat tahanan Polsekta Ungaran kabur dari ruang tahanan, Selasa (23/5). Keempat tahanan ini kabur pada dini hari dari ruang tahanan mapolsekta yang berada di Jalan Diponegoro Ungaran, Kabupaten Semarang ini.

Diperkirakan, para tahanan melarikan diri pada Selasa dini hari setelah pukul 03.00 WIB. Karena petugas jaga sempat memastikan ke-empatnya saat petrol jaga pukul 01.00 WIB hingga pukul 03.00 WIB.

Kapolres Semarang, AKBP Vincentius Thirdy Hadmiarso yang dikonfirmasi membenarkan kaburnya empat orang dari ruang tahanan mapolsekta Ungaran ini.

Keempatnya masing-masing tahanan atas nama Jimmy Sutrisno (27) warga Jalan Serasi V/04 Babadan Baru, Kabupaten Semarang; Wahyu Ardi alias Bisu (23) warga Ungaran Barat, Kabupaten Semarang; Bangun Supriyadi (26) warga Tembalang, Kota Semarang dan Slamet Wahyudi (30) warga Mranggen, Kabupaten Demak.

“Seorang di antaranya merupakan tahanan tindak pidana pencurian kendaraan bermotor (curanmor). Sementara tiga orang tahanan lainnya merupakan tahanan tindak pidana penipuan,” ungkapnya seperti dikutip republika.

Thirdy juga mengungkapkan, berdasarkan keterangan dari petugas piket jaga, saat petugas melakukan patroli dan mengecek ruang tahanan. “Saat patroli pukul 01.00 WIB hingga pukul 03.00 WIB, keempat tahanan diketahui masih berada di dalam sel,” jelasnya.

Petugas mengetahu tahanan kabur pada saat dilakukan pengecekan jumlah tahanan oleh petugas piket baru, pada Selasa pagi pukul 07.30 WIB. Dari pengecekan ini, ternyata petugas mendapati ruang tahanan sudah kosong.

Sementara plafon ruang tahanan dalam kondisi rusak akibat dijebol. Diduga kuat plafon melalui plafon ini para tahanan keluar dari sel untuk melarikan diri. “Di dalam ruang tahanan ini juga tidak ditemui peralatan apapun yang dijadikan sebagai sarana untuk merusak plafon ruang tahanan maupun untuk memanjat,” tegas Thirdy.

Terkait peristiwa ini, kapolres juga mengatakan bakal melakukan kajian ulang kelayakan ruang tahanan di mapolsekta Ungaran. Termasuk kajian mengenai posisi ruang tahanan agar dapat terpantau setiap saat. Hal ini dilakukan agar kasus kaburnya para tahanan tidak terulang lagi di masa mendatang. “Kami akan segera melakukan kajian kelayakan ruang tahanan di mapolsekta Ungaran usai kaburnya empat tahanan ini,” katanya.

Perihal kaburnya tahanan ini juga diamini oleh Kabidhumas Polda Jawa Tengah, Kombes Pol Djarod Padakova. Saat ini, ke-empat tahanan yang kabur dari ruang tahanan mapolsekta Ungaran ini masih dalam pengejaran polisi.

Selain itu, petugas piket jaga pada saat para tahanan kabur juga tengah diperiksa oleh Sat provost Polres Semarang dan Satuan Propam polres setempat. “Masih didalami, apakah ada unsur kelalaian atau tidak di balik kaburnya empat tahanan mapolsekta Ungaran ini,” jelas Djarod.

 

[tm]

LEAVE A REPLY