Jelang Bulan Puasa, Polisi Razia Kos-kosan Diduga Jadi Tempat Prostitusi

DEMAK, Limadetik.com – Berdasarkan laporan masyarakat polisi menyisir sejumlah tempat kos yang diduga menjadi tempat prostitusi terselubung di Demak, Jawa Tengah. Kebanyakan rumah-rumah kos itu dihuni pemandu karaoke (PK) yang bekerja di sejumlah tempat hiburan tak jauh dari lokasi.

Kedatangan polisi tak disangka para penghuni kos yang tengah bersantai di emperan kosnya, belasan polisi mendadak datang ke kawasan Tembiring dan Kampung Stasiun. Perempuan-perempuan berpakaian minim itu pun keluar kamar dan membawa kartu identitas. Mereka berdiri berjajar sambil menutup wajah ketika kartu identitasnya diperiksa polisi.

“Ada laporan jika tempat-tempat kos ini menjadi ajang prostitusi terselubung. Makanya untuk menciptakan suasana kondusif menjelang Ramadan, kita lakukan penertiban mulai beberapa hari lalu,” kata Kabag Ops Polres Demak, Kompol Sutomo, dilansir laman okezone, Rabu (24/5/2017).

Polisi akan bertindak tegas terhadap segala bentuk penyakit masyarakat (pekat) di Kota Demak, terlebih menjelang datangnya bulan Ramadan. Pihaknya juga akan berkoordinasi dengan tokoh masyarakat dan perangkat desa untuk ikut mencegah terjadinya penyakit masyarakat.

“Ini kita hanya melakukan pendataan dan pembinaan. Mereka kos di sini boleh, tapi jangan menerima tamu laki-laki untuk berbuat mesum. Kita akan terus melakukan pemantauan,” tegasnya.

Mantan Kasubag Humas Polres Demak itu menambahkan, selain prostitusi, polisi giat merazia jenis penyakit masyarakat lainnya.

“Pekat mulai judi, miras, hingga prostitusi akan kita perangi. Kita ingin masyarakat bisa dengan ibadah dengan tenang selama Ramadan,” katanya.

 

[tm]

LEAVE A REPLY