CJH Umur 75 Dapat Prioritas Pemberangkatan, Ini Jumlahnya Untuk Sumenep

Ach. Rifa'i Hasyim

SUMENEP, Limadetik.com – Tingginya semangat masyarakat muslim Kabupaten Sumenep, Jawa Timur untuk melaksanakan ibadah haji tidak lagi diragukan. Buktinya, antrian keberangkatan mencapai sekitar 20 tahun.

Namun, hal itu tidak berlaku bagi Jemaah Calon Haji (JCH) yang berumur 75 lebih. Mereka yang telah lanjut usia mendapat prioritas pemberangkatan dari pemerintah.

Kasi Haji dan Umroh, Kementrian Agama Sumenep, Ach. Rifa’i Hasyim menjelaskan, lansia yang bisa diusulkan masuk dalam daftar kuota tambahan, umurnya minimal 75 tahun dan porsinya sudah mengendap minimal selama tiga tahun.

“Calon jemaah haji yang umurnya sudah mencapai 75 tahun itu boleh diusulkan percepatan haji, tetapi minimal sudah antri selama tiga tahun,” terangnya, Kamis (25/5/2017).

Namun demikian, proses penentuannya tetap berdasarkan nomor urut porsi, apalagi yang mengajukan lebih banyak dari kuota tambahan.

“Meskipun JCH umurnya sudah 90 tahun, tapi karena nomor porsinya masih muda, maka didahului oleh JCH lain yang umurnya 75 tahun yang antriannya lebih lama,” ujarnya.

Untuk tahun ini,  ada 31 JCH yang diusulkan masuk kouta tambahan 2017.
31 orang itu terdiri dari 27 orang JCH lanjut usia dan 4 orang penggabungan suami-istri terpisah.

“Jumlah yang kami usulkan untuk masuk kuota tambahan sesuai dengan jumlah JCH yang tidak melunasi BPIH tahap pertama,” ujarnya.

Adapun jadwal pelunasan BPIH tahap kedua dibuka mulai 22 mie hingga 2 Juni.

“Jika yang masuk tahap kedua melunasi BPIH, maka total JCH yang yang akan berangkat tahun ini tetap sebanyak 513 orang,” imbuhnya.

(Hoki/Rud)

LEAVE A REPLY