Di Pamekasan, Dua  Nyawa Melayang Akibat Mercon Meledak

 

PAMEKASAN, Limadetik.com – Tragedi mengenaskan kembali terjadi di dusun Sumber Gudung, Desa  Ambender, Kecamatan Pegantenan, Kabupaten Pamekasan, yakni, mercon buatan meledak. Akibatnya, dua nyawa melayang, dan rumah milik Su’ud orang tua korban pemilik marcon. rata dengan tanah, pada Rabu (31/5) siang.

Masing-masing yang meninggal dunia, Anas berumur 3 tahun merupakan putra dari ibu Pari (tetangga) Su’ud dan Alga 8 tahun putra dari Su’ud dan Romlah, sementara, Dani berusia 13 tahun yang juga anak pembuat mercon berhasil melarikan diri, meski tubuhnya luka-luka dan saat ini sedang di rawat di Puskesmas Pegantenan.

Keterangan yang didapat limadetik.com dari Kasatreskrim Polres Pamekasan, AKP Bambang Hermanto saat melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), menyampaikan terjadi ledakan di desa Ambender, dua anak meninggal dunia.

“Ini terjadi ledakan di Desa Ambender, Kecamatan Pegantenan, sementara, dua orang meninggal dunia, sekarang kami masih olah TKP, ungkapnya melalui telpon Whatapp-nya.

Berdasarkan keterangan warga setempat, seperti dilansir karimata.net, rumah pak Su’ud hancur setelah terjadi ledakan dari mercon yang dimainkan anaknya, “memang korban atas nama Alga sering main korek api, mungkin pas main korek itu, bubuk mercon terbakar dan meledak,” katanya.

Sementara, orang tua korban, Su’ud yang juga pembuat mercon, kini diamankan pihak kepolisian guna mempertanggungjawabkan akibat dari perbuatannya yang memakan korban anaknya sendiri hingga tewas.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak kepolisian mengenai hasil olah TKP tersebut.Di Pamekasan, dua  Nyawa melayang Akibat Mercon Meledak

Tragedi mengenaskan kembali terjadi di dusun Sumber Gudung, Desa  Ambender, Kecamatan Pegantenan, Kabupaten Pamekasan, yakni, mercon buatan meledak. Akibatnya, dua balita meregang nyawa, dan rumah milik Su’ud orang tua korban rata dengan tanah, pada Rabu (31/5) siang.

Masing-masing yang meninggal dunia, Anas berumur 3 tahun merupakan putra dari ibu Pari (tetangga) Su’ud dan Alga 8 tahun putra dari Su’ud dan Romlah, sementara, Dani berusia 13 tahun yang juga anak pembuat mercon berhasil melarikan diri, meski tubuhnya luka-luka dan saat ini sedang di rawat di Puskesmas Pegantenan.

Keterangan yang didapat limadetik.com dari Kasatreskrim Polres Pamekasan, AKP Bambang Hermanto saat melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), menyampaikan terjadi ledakan di desa Ambender, dua anak meninggal dunia.

“Ini terjadi ledakan di Desa Ambender, Kecamatan Pegantenan, sementara, dua orang meninggal dunia, sekarang kami masih olah TKP, ungkapnya melalui telpon Whatapp-nya.

Berdasarkan keterangan warga setempat, seperti dilansir karimata.net, rumah pak Su’ud hancur setelah terjadi ledakan dari mercon yang dimainkan anaknya, “memang korban atas nama Alga sering main korek api, mungkin pas main korek itu, bubuk mercon terbakar dan meledak,” katanya.

Sementara, orang tua korban, Su’ud yang juga pembuat mercon, kini diamankan pihak kepolisian guna mempertanggungjawabkan akibat dari perbuatannya yang memakan korban anaknya sendiri hingga tewas.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak kepolisian mengenai hasil olah TKP tersebut.

(rif/rud)

LEAVE A REPLY