[Artikel] Kamu Cantik, Hanya Saja Malas Untuk Mengakuinya

Mega Dwi Anggraeni 201510420311115 Program Studi Ilmu Keperawatan Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Muhammadiyah Malang.

ARTIKEL, Limadetik.com Kecantikan merupakan sesuatu yang sangat melekat bagi kaum wanita. Cantik itu sendiri didefinisikan sebagai suatu yang indah dan menarik. Banyak yang mengatakan kriteria cantik seorang wanita adalah bertubuh ideal, berkulit putih, berambut hitam serta panjang. Seluruh masyarakat mengakui wanita cantik adalah yang memiliki kriteria dengan simbol-simbol yang telah saya sebutkan di atas. Akan tetapi, masih sering saya pertanyakan pada diri saya sendiri, Apakah itu kecantikan? Apakah saya tergolong orang yang cantik? Saya selalu berpikir mengenai arti kata “cantik” setiap kali melihat figur wanita yang berbeda-beda. Apakah tipe wanita yang ideal bagi pria? Apakah yang diinginkan seorang pria terhadap kita? Ataukah seorang pria hanya menginginkan seorang wanita yang cantik bertubuh seksi? Pertanyaan ini selalu berputar-putar di kepala saya.

Akhirnya dari berbagai pertanyaan dan pikiran yang muncul, saya menemukan jawabannya. Kecantikan menurut saya itu dimulai dari diri kita sendiri ukhti. Menghargai apapun yang ada pada diri kita, baik kekurangan maupun kelebihan. Kita harus mencintai dan menyukuri segala sesuatu yang ada pada diri kita, bahkan tiap inci pun kita harus menghargai pemberian segala anugerah Allah ini. Jika kamu sendiri membenci apa yang kamu lihat dan berusaha untuk menghindar atas apa yang kamu miliki, apalagi orang lain. Rantai kebencian itu akan menggerogoti dirimu dalam bergaul dan dalam mencintai kehidupanmu. Kebencian itu seperti peyakit, penyakit hati yang tidak dapat disembuhkan selain dirimu sendiri yang menyembuhkan dengan segala keikhlasan dan rasa syukur. Kamu harus mulai menyayangi dirimu setiap inci dari ujung rambut hingga ujung kaki. Kalau kamu ada yang mengatakan jelek, gendut dan sebagainya tidak apa-apa, itu hanya penilaian manusia saja, sedikit banyaknya perkataan manusia itu tidak mempengaruhi sedikitpun penilaian Allah terhadapmu, yang terpenting kita ada usaha untuk selalu merubah diri menjadi lebih baik lagi di mata-Nya bukan hanya di mata manusia. Inshaallah penilaian manusia akan mengikuti penilaian-Nya. Kalau kamu memiliki suatu bentuk fisik yang kamu pandang miris (seperti warna kulit, kurang putih dan mulus), kamu dapat mengubah perspektif pandanganmu. Sebagai contoh saya pernah dikatakan, kamu cantik, tetapi kulitmu tidak secantik wajahmu, kulitmu kurang putih. Oke saya mengubah pandangan mereka dengan membuktikan kalau saya memang memiliki kulit yang kurang putih banyak orang yang mengatakan bahwa kult saya ini eksotis, saya membuktikan meskipun dengan kulit yang eksostis masih bisa menjadi wanita yang cantik dan tetap anggun, yaitu dengan berhijab dan akhlak yang baik. Kulit tidak masalah bagi saya masih banyak salon dan klinik kecantikan yang buka, tetapi kalau hati dan akhlak? Mau ke salon mana kalau tidak dengan hati kita sendiri yang merubahnya. Jangan tertelan oleh ucapan orang lain! Semua bermula dari pemikiran kamu bukan dari ucapan orang lain. Kalau kamu terus mendengarkan perkataan orang lain, kamu hanya akan terlarut dalam penilaian orang dan kehilangan esensi diri kamu sendiri ukhti. Kamu itu cantik, tetapi malas untuk mengakuinya setiap saat. Padahal kecantikan bermula dari penghargaan atas diri sendiri. Mengenai tipe ideal para pria dan apa yang diinginkan oleh mereka, saya hanya dapat mengatakan bahwa tipe ideal yang pria inginkan adalah wanita yang menarik, supel, percaya diri, dan sehat. Secara fisik, kata yang terpenting adalah sehat dan menarik. Kalau kamu ingin menarik, maka buatlah dirimu dengan semenarik mungkin dengan berbagai prestasi yang kamu punya, kalau kamu ingin sehat, jangan diet ketat dan berharap ingin memiliki badan para model seperti di majalah atau luar negeri. Mereka sudah termasuk underweight alias sudah tidak sehat. Jadilah wanita yang sehat dan menarik tanpa harus mengorbankan dirimu sendiri. Tanpa harus operasi atau harus dengan kosmetik yang berlebihan. Saya rasa hal itu tidaklah baik, karena yang terpenting kecantikan adalah milik semua muslimah yang memliki hati dan akhlak yang baik, yang terpenting adalah inner beauty nya. Bagaimana cara dia menyukuri dan menghargai tentang apa yang sudah ada dalam dirinya.

Mulailah sebuah perjalanan yang baru hari ini dan ubahlah pandangan kalian! Kecantikan yang hakiki adalah seorang muslimah yang pandai bersyukur dan menghargai atas dirinya sendiri. Kamu cantik, hanya saja malas untuk menghargainya. Hargai setiap kekuranganmu dan perbaikilah! Kalau tidak dapat diperbaiki belajarlah menerima dengan mengubah perseptif pikiran kalian. Hidup itu indah, jadi janganlah merusak keindahannya dengan tidak menghargai diri kalian sendiri. Semangat dan berusaha untuk menjadi muslimah dengan pribadi yang lebih baik!

 


Penulis : Mega Dwi Anggraeni   

Editor : Kartono                                                                                                                                                       

LEAVE A REPLY