Mesum Disiang Bolong, Dua Pasangan Tidak Resmi Digerebeg Polisi

Polisi saat melakukan pemeriksaan kepada dua pasangan tidak resmi.

WONOGIRI, Limadetik.com – Bagaikan disambar petir disiang hari, perasaan ini dapat digambarkan kepada dua pasangan tidak resmi yang berhasil digerebeg di dua hotel yang berbeda oleh pihak Kepilisian Sektor Pracimantoro, Wonogiri, Jawa Tengah. Pasalnya, disaat-saat bulan suci Ramadhan seperti ini justru tidak digunakan oleh kedua pasangan tidak resmi tersebut untuk bertobat, malah justru dibuat kesempatan untuk bermesum ria.

Akibat perbuatannya tersebut dua pasangan mesum yakni UZ (29), warga Kecamatan Rongkop, Kabupaten Gunungkidul, DIY, dengan pasangannya CY (23) warga Kecamatan Semanu, Gunungkidul, DIY, dan SR (24) warga Kecamatan Giritontro, Wonogiri, Jawa Tengah, bersama pasangannya berinisial MG (21) warga Demakwatu, Desa Widoro, Kecamatan Donorojo, Pacitan, Jawa Timur, diamankan oleh pihak kepolisian setempat.

Peristiwa tersebut terungkap ketika Kepolisian setempat sedang melaksanakan operasi rutin di Bulan Ramadhan, pada Senin (5/6/2017) kemarin. Dalam razia yang dipimpin langsung oleh Kapolsek Pracimantoro AKP Dwi Krisyanto, itu pun akhirnya membuahkan hasil ketika mendapati sepasang pria dan wanita tak resmi tengah berada di dalam kamar sebuah hotel AJMT di wilayah hukum Polsek Pracimantoro.

Setelah melakukan penyisiran di Hotel AJMT, selanjutnya polisi bergegas melanjutkan penyisirannya di Hotel KDDS. Di hotel tersebut polisi kembali mengamankan sepasang pasangan tidak resmi sedang memadu kasih di dalam kamar.

Kepada Limadetik.com, Kapolsek Pracimantoro AKP Dwi Krisyanto, mewakili mewakili Kapolres Wonogiri AKBP Mohammad Tora, menyampaikan bahwa dalam operasi rutin Bulan Ramadhan kali ini pihaknya telah mengamankan dua pasangan tidak resmi yang berada di dua tempat hotel yang berbeda di wilayah hukum Polsek Pracimantoro, Wonogiri, Jawa Tengah.

‘’ Dari hasil razia rutin kami mengamankan dua pasangan tidak resmi, setelah itu kami lakukan pemeriksaan di Mapolsek Pracimantoro untuk dimintai keterangan. Kami meminta kepada dua pasangan tersebut untuk membuat surat pernyataan diatas materai untuk tidak  melakukan kembali perbuatannya,’’ jelas, Kapolsek Pracimantoro AKP Dwi Krisyanto, mewakili mewakili Kapolres Wonogiri AKBP Mohammad Tora.

 

(DMTN/TONI)

LEAVE A REPLY