Bupati Pamekasan Achmad Syafi’i Murka

PAMEKASAN,Limadetik.com – Bupati Pamekasan, Achmad Syafii, murka kepada sejumlah pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD) yang tidak hadir atau yang diwakilkan pada program kegiatan safari Ramadhan ke lima kalinya di Pendopo kecamatan kota Pamekasan, Rabu (7/6/2017) malam.
“Kalau kita ini sudah tidak mengerti bahasanya orang, bagaimana ank buah kita, Berkali-kali saya menyampaikn, kalau saya belum pulang, tolong temen-temen jangan pulang, ini bukan pulang, tapi tidak hadir,” ucapnya dengan nada marah, saat mengumpulkan seluruh pimpinan OPD yang hadir di pendopo Kecamatan kota usai kegiatan safari Ramadhan.
Bupati Syafii menganggap, bagi pimpinan OPD yang diwakilkan tanpa alasan yang jelas, ibarat anak TK lagi. Ia sering kali mengingatkan, agar pimpinannya yang hadir, bukan diwakilkan.
Orang nomor satu di kabupaten yang dikenal dengan sebutan Gerbang salam inipun, kemudian mengabsen satu persatu bagi pimpinan untuk diketahui siapa yang hadir maupun yang tidak hadir.

“Tolong Pak Lukman, dicatat siapa yang tidak hadir,” pintanya kepada Kabag Kesra itu.

Tak hanya itu, dirinya juga menegaskan. Besok, akan dikumpulkan semua pimpinan yang tidak hadir tersebut. Namun, dirinya tidak menjelaskan, konsekuensi apa yang akan diberikan.

“Kadang-kadang saya ini tidak ngerti, persoalannya apa, kenap tidak hadir, berkali-kali diingatkan, diberitahu, kalau seperti tadi itu, cowa cowe kan tidak bisa menjelaskan, banyak persoalan-persoalan yang harus diketahui,” tambahnya.

Bupati Syafii mengungkapkan, Safari Ramadhan ini bukan sekedar Bertamu (muytamuyan, Madura Red), tetapi sekaligus menyampaikan dan apa yang perlu mereka (warga) sampaikan, sehingga kita, kata Syafii, dapat menjelaskan dengan baik.

“Jadi sekali lagi saya minta maaf, saya ini sebenarnya tidak ingin seperti ini terjadi, kita ini sudah sama sama tua, masak di absen-absen lagi kayak dulu waktu SD,” tuturnya dengan menggunakan pengeras suara.

perangkat daerah (OPD) yang tidak hadir atau yang diwakilkan pada program kegiatan safari Ramadhan ke lima kalinya di Pendopo kecamatan kota Pamekasan, Rabu (7/6/2017) malam.
“Kalau kita ini sudah tidak mengerti bahasanya orang, bagaimana ank buah kita, Berkali-kali saya menyampaikn, kalau saya belum pulang, tolong temen-temen jangan pulang, ini bukan pulang, tapi tidak hadir,” ucapnya dengan nada marah, saat mengumpulkan seluruh pimpinan OPD yang hadir di pendopo Kecamatan kota usai kegiatan safari Ramadhan.
Bupati Syafii menganggap, bagi pimpinan OPD yang diwakilkan tanpa alasan yang jelas, ibarat anak TK lagi. Ia sering kali mengingatkan, agar pimpinannya yang hadir, bukan diwakilkan.
Orang nomor satu di kabupaten yang dikenal dengan sebutan Gerbang salam inipun, kemudian mengabsen satu persatu bagi pimpinan untuk diketahui siapa yang hadir maupun yang tidak hadir.

“Tolong Pak Lukman, dicatat siapa yang tidak hadir,” pintanya kepada Kabag Kesra itu.

Tak hanya itu, dirinya juga menegaskan. Besok, akan dikumpulkan semua pimpinan yang tidak hadir tersebut. Namun, dirinya tidak menjelaskan, konsekuensi apa yang akan diberikan.

“Kadang-kadang saya ini tidak ngerti, persoalannya apa, kenap tidak hadir, berkali-kali diingatkan, diberitahu, kalau seperti tadi itu, cowa cowe kan tidak bisa menjelaskan, banyak persoalan-persoalan yang harus diketahui,” tambahnya.

Bupati Syafii mengungkapkan, Safari Ramadhan ini bukan sekedar Bertamu (muytamuyan, Madura Red), tetapi sekaligus menyampaikan dan apa yang perlu mereka (warga) sampaikan, sehingga kita, kata Syafii, dapat menjelaskan dengan baik.

“Jadi sekali lagi saya minta maaf, saya ini sebenarnya tidak ingin seperti ini terjadi, kita ini sudah sama sama tua, masak di absen-absen lagi kayak dulu waktu SD,” tuturnya dengan menggunakan pengeras suara.

Penulis.   : Arif (kabiro pamekasan)

Redaktur : Yd

LEAVE A REPLY