Bawa Uang Rp.350 Juta, Manajer Koperasi Tewas Ditembak Perampok

Keluarga Davidson maupun kerabat dekat korban perampokan sadis bersenjata api itu berharap pihak kepolisian segera mengusut tuntas dan menemukan pelakunya.

JAKARTA, Limadetik.com – Seorang manajer koperasi bernama Davidson Tanoto tewas usai ditembak di bagian kepala oleh kawanan perampok di daerah Daan Mogot, Tangerang, Banten.

Uang sebanyak Rp 350 juta yang baru saja diambil Davidson untuk gaji karyawan dari sebuah bank swasta di kawasan Green Garden langsung raib dibawa kabur perampok berpistol tersebut.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono memastikan, peristiwa tersebut adalah perampokan. Korban sempat melawan dari perampok, sebelum akhirnya ditembak di kepala.

“Korban sempat melawan, tarik-tarikan tas, isinya uang Rp 350 juta untuk bayar gaji pegawai diambil di bank sekitar SPBU,” ujar Argo.

Argo menjelaskan peristiwa itu terjadi pada pukul 13.00 WIB. Saat itu korban memasuki SPBU tersebut bermaksud untuk menambal ban mobilnya yang kempes.

“Tiba-tiba ada satu kendaraan sepeda motor berboncengan menghampiri korban dan langsung merampas tas yang ada di dalam mobil. Kemudian pelaku menembakkan senjata api ke arah korban dan mengenai hingga korban meninggal dunia,” kata Argo.

Kasat Reskrim Polres Jakbar AKBP Andi Adnan menjelaskan pelaku perampokan yang menewaskan Davidson Tanoto berjumlah empat orang. Keempat pelaku tersebut menggunakan dua sepeda motor dan berboncengan.

Pelaku lanjut Andi diduga telah mengikuti korban. Pelaku juga diduga telah mengetahui aktivitas korban sehari-hari.

“Kemungkinan korban sudah digambar oleh pelaku,” tuturnya.

Sementara itu, menurut keterangan saksi pegawai korban, korban sebelumnya diketahui mengambil uang dalam jumlah besar.

“Korban mengambil uang di Bank BCA Green Garden sejumlah Rp 350 juta untuk membayar nasabah,” ucapnya.

Polisi belum berhasil mengungkap identitas para pelaku perampokan tersebut. Namun menurut Kapolsek Cengkareng Kompol Eka Basith keempat orang pelaku itu memiliki ciri-ciri fisik berkulit hitam dan mengenakan kemeja berwarna putih serta celana jeans.

Warga Kaget
Peristiwa penembakan Davidson Tanoto saat siang bolong sempat menggegerkan kawasan sekitar SPBU di Jembatan Gantung, Cengkareng, Jakarta Barat.

Sekuriti SPBU bernama Ardan mengaku mendengar suara letusan senjata api.

Ia pun langsung berlari bermaksud melihat apa yang terjadi. Ia kemudian melihat seorang pria sudah terkapar bersimbah darah di dekat tangki BBM di SPBU.

“Saya enggak sempat lihat pelakunya,”ujar Ardan.

Modus Kempes Ban
Ban mobil Toyota Innova hitam milik Davidson Tanoto (30) digembosi oleh keempat pelaku perampokan lebih dulu.

Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Jakarta Barat AKBP Andi Adnan menuturkan, pihaknya telah melakukan olah tempat kejadian perkara di SPBU Jembatan Gantung, Jalan Raya Daan Mogot KM 12, Cengkareng, Jakarta Barat.

Menurut Adnan, korban sudah dibuntuti dari Green Garden, Jakarta Barat. Dari salah satu bank swasta di kawasan tersebut, David membawa uang senilai Rp 350 juta.

“Korban meninggal. Kemungkinan korban sudah dibuntuti. Lalu, korban digembosi bannya,” ujar Andi.

Polisi juga telah memeriksa CCTV atau kamera pengawas di lokasi perampokan di SPBU Jembatan Gantung.

“Sudah (periksa CCTV) cuma tidak ada. Tidak kelihatan. Tidak kelihatan di TKP itu,” ujar Andi. (rd)

LEAVE A REPLY