Pemkab Karanganyar Berharap Pemburu Rusa di Lawu Dapat Terungkap

KARANGANYAR, Limadetik.com – Kawasan hutan lindung Gunung Lawu terasa sudah tak nyaman lagi bagi sekelompok hewan yang dilindungi, meski wiayah Gunung Lawu berada di dua Propinsi Jawa Tengah, dan Jawa Timur. Pasalnya akhir-akhir ini ditemukan 8 ekor Rusa dalam kondisi tinggal tulang yang sebelumnya dikabarkan hal itu diduga kuat hasil perburuan ilegal terjadi di wilayah Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah.

Wakil Bupati Karanganyar, Rohadi Widodo, ketika dijumpai Limadetik.com, membantah jika perburuan hewan lindung jenis Rusa tersebut terjadi di wilayahnya. Meski ranah tersebut, kata Wakil Bupati, menjadi ranah Polisi Hutan (Polhut), akan tetapi politikus dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS) itu akan terus memberikan pengertian terhadap warganya untuk selalu menjaga dan melindungi hutan Lawu dan isinya.

‘’ Dari koordinasi pihak terkait kemarin dengan adanya perburuan Rusa, hal itu bukan terjadi di wilayah Karanganyar, Jawa Tengah. Namun wilayah tersebut masuk di Kabupaten Ngawi, Jawa Timur. Meski hal itu sebagai tanggung jawab Polisi Hutan, tetapi kami tetap menghimbau kepada masyarakat khususnya Karanganyar untuk selalu turut serta menjaga kawasan hutan Lawu,’’ terang, Wakil Bupati Karanganyar, Rohadi Widodo, ketika dijumpai Limadetik.com.

Disisi lain, pihaknya berharap kepada pihak terkait untuk segera dapat mengungkap pemburu-pemburu liar tersebut. Dilain pihak, kata Rohadi, hewan jenis Rusa yang dilindungi merupakan sebagai langkah tanggung jawab bersama.

‘’ Itu menjadi tanggung jawab bersama, seandainya warga melihat pemburu yang berkeliaran di Lawu, maka warga diminta segera melaporkan kepada aparat terdekat. Kami sangat menyayangkan perburuan itu terjadi,’’ jelas, Rohadi Widodo.

Mencuatnya kabar perburuan Rusa di Gunung Lawu terjadi berdasarkan laporan yang dimuat melalui instagram @Relawancetho (Reco), dugaan perburuan hewan lindung jenis Rusa tersebut mencuat pada Rabu (7/6/2017) lalu.

Melalui laporan dua pendaki bernama Andi Prasetyo dan rekannya bernama Fahtoni Binantoro, menyebutkan telah ditemukan bangkai Rusa di Kawasan Gupakan Menjangan jalur pendakian Gunung Lawu melalui Candi Cetho, Kecamatan Jenawi, Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah.

Menurut salah satu Relawan Cetho ( Reco), Eko Memora, kepada wartawan menyampaikan bahwa pihaknya menyesalkan atas perburuan Rusa yang diduga dilakukan oleh pemburu liar tersebut. Sebab, menurut Eko, Rusa yang diburu tersebut merupakan Rusa jinak.

‘’ Kami atas nama Relawan menyesalkan peristiwa tersebut, apalagi Rusa di Kawasan ini merupakan Rusa yang jinak. Meski kami telah memberikan rambu-rambu larangan  berburu, akan tetapi hal itu tetap saja masih terjadi. Kami berharap kepada segenap lapisan masyarakat, Pemerintah, Kepolisian, secara bersama-sama menjaga dan melindungi hutan lawu serta isinya,’’ harap, Eko, kepada sejumlah awak media.

Dilain pihak, menurut salah satu pendaki yang berhasil dijumpai Limadetik.com, Heri Gembok (48), menyampaikan dengan adanya aksi perburuan hewan lindung di hutan Gunung Lawu dapat terungkap. Hal itu, jelas Pria yang mengaku asli Solo tersebut, pun menyesalkan peristiwa perburuan Rusa sebagai hewan yang dilindungi.

‘’ Kita yang sering melakukan pendakian di Gunung Lawu menjadikan hutan dan isinya merupakan sahabat. Untuk itu, kami berharap kepada pihak berwenang dapat menangkap pelaku maupun pemburu liar ‘’, harap salah satu pendaki yang berhasil dijumpai Limadetik.com, Minggu (11/6/2017).

 

(DMTN/Toni)

LEAVE A REPLY