2018 Diusulkan Penerbangan Sumenep-Sapeken, Mampukah Pemkab Merealisasikan?

0
47
Bandara Kelas III Trunojoyo Sumenep [hok/ton]

SUMENEP, Limadetik.com – Pada 2018 nanti, otoritas Bandara Trunojoyo Sumenep, Jawa Timur, mengusulkan penerbangan pesawat perintis di jalur Sumenep-Sapeken. Penerbangan jalur kepulauan itu selama ini hanya jadi wacana publik.

Pada 2018 mampukah pemerintah kabupaten (Pemkab) setempat merealisasikan?

Kepala Unit Penyelenggara Bandara Kelas III Trunojoyo Sumenep, Wahyu Siswoyo menjelaskan, sejak beberapa waktu lalu, pemerintah Pemkab menginginkan Bandara Pagerungan di Pulau Sapeken yang statusnya milik Kangean Energy Indonesia (KEI) bisa dimanfaatkan sebagai bandara perintis.

“Dalam masalah ini, kami hanya bertindak sebagai konsultan untuk memberikan panduan kepada pemerintah daerah,” kata Wahyu Siswoyo, Kamis (15/6/2017).

Kalau nantinya Bandara Pagerungan dibolehkan guna dimanfaatkan sebagai bandara perintis, sambung pria yang akrab disapa Wahyu, pihaknya akan mengusulkan program penerbangan perintis dengan rute Sumenep-Sapeken pada 2018.

Diketahui, KEI merupakan kontraktor kontrak kerja sama (K3S) atau pengelola lapangan minyak dan gas bumi (migas) yang sebagian wilayah operasionalnya di Sapeken. Bandara Pegerungan yang ada di Desa atau Pulau Pegerungan,Kecamatan Sapeken sebagai aset KEI.

“Kalau ingin memanfaatkan bandara khusus sebagai bandara perintis, tentunya ada beberapa tahapan yang harus dilalui dan itu tanggung jawab pemerintah daerah untuk menyelesaikannya,” terangnya.

Sejak beberapa waktu lalu, Otoritas Bandara Trunojoyo dilibatkan dalam pembahasan rencana pemanfaatan Bandara Pagerungan sebagai bandara perintis.

“Kami berharap pemerintah daerah memperoleh izin sekaligus menyelesaikan semua tahapan agar Bandara Pagerungan bisa dimanfaatkan sebagai bandara perintis pada akhir 2017 supaya pada 2018 bisa diusulkan adanya penerbangan perintis dengan jalur Sumenep-Sapeken,” harapnya.

(Hoki/toni)

loading...

LEAVE A REPLY