Waduh! Indikasi Korupsi Berjamaah APBD Sumenep 2016 Capai 6 Miliar Lebih

0
183

SUMENEP, Limadetik.com – Pemerintah Kabupaten Sumenep, Jawa Timur terancam harus mengembalikan keuangan daerah hingga miliaran rupiah. Pasalnya, badan pemeriksa keuangan (BPK) perwakilan Provinsi Jawa Timur beberapa waktu lalu melakukan audit keuangan dan hasilnya ada indikasi kerugian negara.

Sebab banyak temuan yang berpotensi terjadinya penyimpangan dalam realisasi Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2016 lalu. Nilai anggaran yang terindikasi menyimpang itu cukup fantastis yakni mencapai sekitar Rp 6,4 miliar. Angka tersebut merupakan akumulasi hasil audit semua Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

Sementara indikasi kerugian negara tiap – tiap OPD berbeda. Berdasarkan temuan BPK, indikasi kerugian negara paling besar di Dinas Pendidikan hingga mencapai sekitar Rp 1,4 miliar.

Disusul Dinas Kesehatan sekitar Rp 900 juta, Bappeda hampir Rp 500 juta, Sekretariat Dewan sekitar Rp 600 juta, BKPSDM sekitar Rp 400 juta Dinas PU Bina Marga kurang lebih Rp 100 juta dan Dinas PU Sumber Daya Air berkisar Rp 100 juta lebih.

Sedangkan RSUD Dr. Moh. Anwar sekitar 25 juta, dan Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Pemukiman dan Cipta Karya sekitar Rp.100 juta lebih.

Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Sumenep, Hadi Soetarto ketika dikonfirmasi awak media membenarkan adanya temuan dari tim audit BPK perwakilan provinsi jawa timur itu.

“Itu sifatnya masih temuan sementara,” kata Hadi Soetarto, Jum’at, (16/6/ 2017).

Menurutnya, hingga saat ini hasil audit tersebut belum diterima pemerintah daerah. Sehingga belum diketahui apakah hasil audit tersebut harus dikembalikan atau tidak.

“Kan masih pemeriksaan, nanti baru diketahui jika hasil pemeriksaan sudah diterima. Karena ini sifatnya masih temuan sementara,” tukasnya.

(Hoki/toni)

loading...

LEAVE A REPLY