Sejak April Korban Kolera di Yaman Mencapai 1.146 Jiwa Berdasarkan Temuan WHO

salah satu korban kolera yang masih menjalani perawatan medis dikota yaman

Limadetik.com,Yaman – Sejak pertikaian dan serangan yang bertubi tubi dari agresi Arab Saudi terhadap negara paling miskin disemenanjung timur tengah yaitu Yaman penderita dan korban penyakit kolera kini kian terus bertambah.

Organisasi Kesehatan Dunia mengatakan 1.146 orang telah tewas akibat wabah kolera di Yaman sejak akhir April.

Kantor WHO mengatakan dalam sebuah pernyataan pers pada Senin malam bahwa lebih dari 166.976 kasus kolera yang dicurigai telah terdaftar di Yaman sejak 27 April, Reuters melaporkan.

Provinsi hajjah di barat laut telah mencatat jumlah kematian tertinggi akibat penyakit ini dengan 195 korban jiwa.

Otoritas kesehatan masyarakat Yaman mengatakan pada hari Sabtu bahwa kolera sejauh ini telah menyebar ke 20 dari 22 gubernur atau provinsi di negara tersebut.

Pada tanggal 14 Juni, Save the Children menyuarakan kekhawatiran akan penyebaran epidemi kolera di Yaman yang dilanda perang, dengan mengatakan satu anak terinfeksi setiap saat.

Badan amal Inggris Oxfam baru-baru ini memperkirakan bahwa penyakit yang ditularkan melalui air tersebut sekarang membunuh setidaknya satu orang per jam di Yaman, AFP melaporkan.

Badan amal internasional juga mengatakan bahwa tingkat orang Yaman menderita penyakit ini telah tiga kali lipat dalam dua minggu, dan memperingatkan bahwa jumlah orang yang terinfeksi dapat meningkat setinggi 300.000 orang.

Kolera yang menyebabkan diare dan dehidrasi parah, ditularkan melalui air minum yang terkontaminasi dan bisa berakibat fatal pada 15 persen kasus yang tidak diobati.

Perang yang sedang berlangsung melawan Yaman telah menghancurkan sektor kesehatan negara tersebut, sehingga sulit menghadapi epidemi ini.

Lebih dari dua tahun perang dan konflik telah mengurangi kemampuan kesehatan masyarakat Yaman sebesar 55 persen. Semua operasi rumah sakit dan klinik sekarang terlalu terbebani oleh epidemi karena kekurangan obat, peralatan dan staf. Selain itu, hampir 3,3 juta orang Yaman, termasuk 2,1 juta anak-anak, saat ini menderita malnutrisi akut. (ARN/YD)

LEAVE A REPLY