Selama Ramadan 2017, 8 Kg Lebih Handak Ditemukan di Sumenep

polres sumenep perss realese bb handak

SUMENEP, Limadetik.com – Selama bulan Ramadhan 1438 Hijriyah, Polres Sumenep, Jawa Timur menemukan dan mengamankan bahan peledak (handak) dengan barang bukti mencapai 8,5 kg 24 ons.

Hal itu diungkapkan Kapolres Sumenep, AKBP Joseph Ananta Pinora, Sabtu (25/6/2017). Menurutnya, BB (barang bukkti-red) tersebut berasal dari tiga kasus dengan tempat kejadian perkara (TKP) berbeda.

“Dua kasus ditangani Polres Sumenep, sedangkan satu kasus ditangani Polsek Dungkek,”katanya.

Kasus pertama yang berhasil diungkap dengan tersangka Mh (30) warga Dusun Garubuk, Desa Dapenda, Kecamatan Batang-Batang, Kabupaten Sumenep. BB yang diamankan dari Mh seberat 21,4 Ons.

“Setelah itu Polsek Dungkek juga berhasil mengamankan Ib (43), warga Dusun Bakong, Desa Lapa Taman Kecamatan Dungkek,”bebernya.

Sementara untuk ungkap kasus kepemilikan handak lanjut mantan Kasat Intelkam Polrestabes Surabaya itu, yakni Aj (43) warga Dusun Gedungan Barat, Desa Gedungan, Kecamatan Batuan, Kabupaten Sumenep, dengan barang bukti handak sekitar 5 Kg.

Menurutnya, ketiganya tersangka dijerat pasal 1 ayat (1) dan (3) UU Darurat RI nomor 12 tahun 1951 tentang handak dengan ancaman hukuman kurungan maksimal 20 tahun.

“Saat ini kami juga masih melakukan penyelidikan terhadap salah seorang yang juga terlibat dalam kasus kepemilikan handak ini, sebab orang tersebut perannya sebagai peracik,” tukasnya. (Hoki/yd)

LEAVE A REPLY