1 Jiwa Melayang Akibat Kebakaran Besar yang Terjadi Kamp Pengungsian Suriah

BEIRUT, Limadetik.com – Setidaknya seorang gadis telah kehilangan nyawanya dalam kebakaran yang disebabkan oleh gangguan listrik di sebuah kamp pengungsi Suriah di Lembah Bekaa dekat ibukota Lebanon, Beirut. Ini adalah kebakaran mematikan kedua di daerah tersebut dalam tiga hari terakhir di tengah suhu yang melonjak.

Menurut George Ketteneh, sekretaris jenderal Palang Merah Lebanon, kebakaran besar yang terjadi di pengungsian Bar Elias semalam pada hari Selasa (04/07) itu, juga menyebabkan luka-luka pada setidaknya 21 orang lainnya, tujuh di antaranya dilaporkan berada dalam kondisi kritis.

Palang Merah juga mengirim enam ambulans ke tempat kejadian untuk membawa pengungsi yang luka parah ke rumah sakit terdekat dan untuk menilai kebutuhan keluarga yang terkena dampak.

Kantor Berita Nasional negara tersebut selanjutnya melaporkan bahwa sekitar 22 dari 185 tenda di pengungsian itu terbakar dalam insiden mematikan tersebut.

Save the Children Lebanon, sebuah LSM yang membantu pengungsi, mengatakan dalam sebuah pernyataan email bahwa mereka berusaha memberikan bantuan kepada keluarga dan anak-anak yang terkena dampak kebakaran terbaru itu.

“Save the Children menyerukan didirikannya kondisi penampungan yang lebih baik yang melindungi pengungsi dari risiko kebakaran dan menjamin keselamatan anak-anak di manapun mereka tinggal,” ungkap direktur LSM itu, Allison Zelkowitz.

Sebelumnya, pada hari Minggu, sebuah kebakaran juga memporak-porandakan kamp pengungsi Raed di sekitar kota Qabb Ilyas, menewaskan tiga orang. Perkiraan awal menunjukkan bahwa kebakaran besar-besaran tersebut, yang kemungkinan disebabkan kompor masak, membakar setengah dari total 200 tenda di kamp tersebut.

Libanon saat ini menampung setidaknya satu juta pengungsi Suriah yang terdaftar. Meskipun pemerintah Libanon menyatakan bahwa total ada sekitar 1,5 juta pengungsi Suriah di negeri itu. Banyak dari mereka yang tinggal di dalam tenda-tenda pemukiman.(rd)

LEAVE A REPLY