DPMD Sumenep Sebut Empat Desa Belum Serap DD-ADD Tahap Pertama 2017

Ahmad Masuni

SUMENEP, Limadetik.com – Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Sumenep, Jawa Timur, Ahmad Masuni menyataka empat dari 330 desa belum menyerap anggaran Dana Desa (DD) dan Alokasi Dada Desa (ADD) pada tahap pertama di tahun 2017 ini.

“Persoalan tidak terserapnya DD dan ADD itu lantaran ke empat desa tersebut masih dalam tahap pembenahan perangkat desa, karena kepala desanya masih baru dilantik,” kata Ahmad Masuni, Senin (10/7/2017).

Pihaknya menjelaskan, ke empat desa itu tersebar di Kecamatan Guluk-guluk satu desa, di Kecamatan Masalembu satu desa dan dua desa di Kecamatan Kalianget.

Anggaran DD yang telah masuk kas desa untuk tahap pertama ini sebanyak 98 persen atau Rp 168 miliar dan ADD sebesar 99 persen atau Rp 73 miliar. Jadi hampir 100 persen DD dan ADD telah masuk ke kas masing-masing desa.

“Pada bulan Juli ini desa sudah harus bisa menyerap atau merealisasikan dana tersebut minimal 75 persen. Penyerapan itu harus dibuktikan oleh laporan desa ke kami,” terangnya.

Masuni meminta agar semua desa yang ada di Kabupaten Sumenep ini bisa merealisasikan anggaran baik berupa DD maupun ADD tersebut dengan baik dan desa harus transparan dalam pelaksanaan dana tersebut.

Salah satu bentuk adanya transparansi penggunaan anggaran itu, desa harus memasang papan dimana ada pembangunan baik dana yang bersumber dari DD maupun ADD. Sebab, digelontorkannya dana miliaran rupiah itu untuk kemaslahatan rakyat ditingkat desa. Diketahui, 2017 ini, anggadan DD yang diberikan pemerintah ke masing-masing desa sebesar 271 miliar dan ADD sebesar 123 miliar.

“Besarnya anggaran tersebut jangan sampai disalah gunakan oleh aparat desa baik untuk kepentingan pribadi maupun kepentingan kelompok tertentu di masing-masing desa,” sarannya.

(Hoki/Rud)

LEAVE A REPLY