Relokasi PKL di Tajamara Sumenep Gagal Lagi

Kepala Disperindag Sumenep, Syaiful Bahri

SUMENEP, Limadetik.com – Pemerintah Kabupaten Sumenep, Jawa Timur untuk merelokasi Pedagang Kaki Lima (PKL) di seputaran taman jajanan madura (Tajamara) 19 Juli 2017 nanti dipastikan gagal lagi.

“Nanti kami akan koordinasi lagi. Karena yang mengeluarkan surat Dishub (Dinas Perhubungan),” kata Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Sumenep, Syaiful Bahri, Jum’at (14/7/2017).

Rencana relokasi kali ini merupakan yang kedua kalinya, sebelumnya rencana tersebut akan dilakukan pada 20 Juni 2017 lalu, namun gagal terlaksana setelah perwakilan PKL menemui Bupati di Kantor Pemkab setempat beberapa waktu lalu.

Sata sementara, jumlah PKL yang berjualan di area Tajamara berjumlah 41 pedangang. Rinciannya 19 pedagang beroperasi di sebelah barat area yakni di jalan Trunojoyo, sedangkan 22 lainnya berjualan di sebelah utara yaitu di jalan Adirasa Sumenep.

Rencananya mereka akan dipindah ke sebelah selatan pasar Anom Baru. Saat ini lokasi yang dipilih belum siap karena dalam tahap pembangunan. “Masih menyiapkan pembangunannya,” jelasnya.

Kata dia, proses pembangunan tempat PKL menunggu persetujuan dari Legislatif. Karena anggaran yang akan digunakan mendahului Perubahan Anggaran Khusus (PAK).

“Masih diajukan karena anggaran yang akan dipakai mendahului PAK,” tukasnya.

Sementara itu, sebagian PKL yang direlokasi ke pasar Bangkal, banyak.yang kembali berjualan disekitar taman adi pura. Sehingga, persoalan PKL di kabupaten paling timur madura perlu penganangan serius.


(Hoki/Rud)

LEAVE A REPLY