https://limadetik.com/

Peran Para Kartini di Saat Pendemi Covid-19

  • Bagikan
IMG 20200421 123653
Sekretaris LPBI NU, Yayah Ruchyati

JAKARTA, Limadetik.com – “Habis gelap terbitlah terang” Begitulah kalimat yang tersematkan kepada seorang pejuang perempua yang gigih memperjuangkan keutuhan NKRI, dia adalah “Ibu Kita Kartini” seorang pahlawan Bangsa.

Namun ketika Kartini telah tiada, perjuangannya tetap abadi yang hingga saat ini diabadikan oleh peran setiap perempuan yang senantiasa berjuang. Adalah ‘Kartini’ di masa Pandemi covid-19.

limadetik branding

IMG 20200421 132151

Di tengah pandemi covid-19 ini, perempuan berperan penting dalam situasi saat ini. Di mana kita tahu bersama ada banyak Kartini saat ini yang berjuang, dari 359.339 perawat ada 259.326 atau 71% adalah perempuan.

“Kartini lainnya juga ada di mana-mana, seperti relawan non medis, pelaku sektor UMKM di seluruh Indonesia yang saat ini sama-sama berjuang melawan pandemi covid-19 ini” kata Sekretaris LPBI NU, Yayah Ruchyati ketika konfrensi pers bersama BNPB yang disiarkan secara Live di televisi dan radio, Selasa (21/4/2020).

Yayah melanjutkan, perempuan memiliki peran penting dan strategis. Tetapi perempuan juga harus mendapatkan proteksi khusus dari upaya diskriminasi, khususnya di situasi krisis saat ini.

IMG 20200421 132127“Beban Ibu rumah tangga kini menjadi berat, karena harus mendapingi anak yang belajar di rumah. Single mother, dan pencari nafkah tunggal, jadi itulah pentingnya seorang perempuan mendapatkan proteksi dari upaya diskriminasi” terang Yayah, sapaan akrab Sekretaris LPBI NU.

Ditambhakan Yayah, pihaknya sebagai seorang perempuan terus berusaha dan berupaya melalukan sesuatu untuk negeri ini di tengah covid-19, dari memberikan sosialisasi dan edukasi untuk masyarakat serta memberikan sembako bagi yang terdampak oleh covid-19 tersebut.

Dalam kegiatan konferensi pers yang bertepatan di hari Kartini ini nampak hadir. Dr. Rahmawati Husein, MDMC. DR. dr. Erlina Burhan, M.Sc, SP .P (K). Dokter Spesialis Paru RSUP Persahabatan. Yayah Ruchyati, Sekretaris LPBI NU dan Olivia Zalianty, Public Figure. (yd/red)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan