https://limadetik.com/

Geliat Sepak Bola Giliraja, Babinsa Supri: Karakter Harus Dibangun Sejak Dini

  • Bagikan
Geliat Sepak Bola Giliraja, Babinsa Supri: Karakter Harus Dibangun Sejak Dini
FOTO: Babinsa Supri saat memberikan pelatihan kepada para pejalar

SUMENEP, Limadet.com – Rencana kompetisi U 15 pada turnamen Sepak Bola Giliraja yang digagas oleh Persatuan Sepak Bola Seluruh Giliraja (PSSG) sudah mulai diterima oleh masyarakat setempat.

Hal tersebut disampaikan Edy Sunaidi, pembina utama yang mengomandai musyarawah pemuda Giliraja, setelah kegiatan Hari Santri Nasional (HSN) yang menggelar turnamen Sepak Bola antar Lembaga Pendidikan ternyata banyak bakat yang terpendam di tubuh Anak didik,

limadetik branding

Melalui musyawarah tersebut telah menghasilkan keputusan diantaranya, membentuk PSSG, dan rencana Kompetisi U 15 antar Desa yang ada di Pulau Giliraja Kecamatan Giligenting, Kabupaten Sumenep.

Rapat koordinasi tersebut dihadiri empat kepala Desa, dan tercapai kesepakatan bahwa perlunya menghidupkan geliat sepak bola yang dimulai dari U15 antar pelajar yang ada di beberapa lembaga pendidikan.

“Selama ini persepak bolaan Giliraja tidak ada yang menaungi, jadi kami hadir untuk bisa berkontribusi terhadap bakat anak yang betul betul ingin menjadi seorang pemain Sepak Bola. Selain itu kegiatan HSN kan di Gelar Antar Lembaga Pendidikan, PSSG nantinya tidak lagi antar Lembaga Pendidikan akan tetapi antar Desa, jadi para Pemain yang Sekolah di lembaga pendidikan akan dipulangkan untuk membela Desanya” ungkap Edy Sunaidi, Selasa (21/12/2021).

Setelah mendapat lampu hijau dari hasil musyawarah, tentu hal tersebut disambut baik oleh empat kepala Desa diantaranya Kepala Desa Banbaru Zainal Arifin S.Sos, kepala Desa Jate Lismawati S. Pd.I, Kepala Desa Banmaleng Ramli S.Sos dan Pj. Desa Lombang Ali Bangsul bin Daeng.

Semangat dari anak didik yang hampir setiap hari latihan juga disambut hangat oleh Babinsa Supri dari Koramil Giligenting.

“Babinsa Supri yang mempunyai background
Pemain sepak bola, juga ikut melatih kedisiplinan dan fisik daripada anak anak yang mempunyai cita-cita ingin jadi Pemain Sepak Bola” ucap Edy.

Sementara itu, Babinsa Supri saat dikonfirmasi mengatakan, bahwa yang diutamakan menjadi seorang atlet adalah karakter, pemain yang punya Karakter sesampainya ke lapangan tidak langsung menendang bola, akan tetapi pemanasan dulu.

“Insya Allah kami akan memberikan latihan dasar terlebih dahulu dan Alhamdulillah, anak-anak Giliraja semangatnya luar biasa dan penurut” kata Babinsa Supri.

Hingga saat ini, para pemain yang berlatar belakang pelajar itu masih terus digembleng, terutama berkaitan dengan fisik mereka agar terbentuk karakter pemain yang kuat dan handal, tidak hanya teori namun lebih pada mental.

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan