https://limadetik.com/

Peletakan Batu Pertama Myze Hotel, Bupati Sumenep: Ini Peluang Bagus

  • Bagikan
Peletakan Batu Pertama Myze Hotel, Bupati Sumenep: Ini Peluang Bagus
FOTO: Bupati Sumenep, Achmad Fauzi didampingi Wakilnya saat meletakkan batu Pertama Pembangunan Myze Hotel

SUMENEP, Limadetik.com – Kabupaten Sumenep, Jawa Timur akan segera memiliki hotel bertarap bintang 4 yakni Myze Hotel. Pembangunan Myze Hotel tersebut merupakan bagian dari Luminor Hotel yang kini telah tersebar di beberapa daerah di Indonesia.

Pada kesempatan tersebut, Bupati Sumenep Achmad Fauzi didampingi Wakilnya Hj. Dewi Khalifah melakukan peletakan batu pertama (grund breaking) Myze hotel, Jumat (22/10/2021).

limadetik branding

Pembangunan gedung Myze hotel bertarap bintang 4 di Sumenep itu, tepat di simpang tiga pintu masuk menuju Terminal Arya Wiraraja Sumenep atau Jl. Trunojoyo Sumenep, Madura, Jawa Timur.

Pada peletakan batu pertama Myze hotel by Luminor tersebut dihadiri langsung ownernya, MH.Said Abdullah bersama keluarga dan kawan kawan (dkk).

Dalam sambuntannya, Bupati sumenep Achmad Fauzi mengatakan, keberadaan Myze hotel di Sumenep sangat dibutuhkan, terlebih oleh para tamu yang datang ke Kabupaten paling timur pulau madura itu.

“Kami sangat menyambut baik keberadaan hotel Myze di Sumenep, tentu ini akan sangat berguna dan dibutuhkan oleh tamu dari luar kota. Dan Myze hotel ini adalah hotel yang ke 19 yang ada di Kota Sumenep” katanya.

Bupati juga menyampaikan, ada banyak peluang bisnis yang ada di Kabupaten Sumenep. Tentu dengan demikian siapapun bisa masuk mengembangkan bisnis di Kota keris selama tidak melanggar hukum.

“Kami (Pemerintah daerah) selalu terbuka bagi investor yang hendak mengembangkan usahanya di Kabupaten Sumenep, namun dengan satu syarat tidak bertentangan dengan aturan dan hukum yang ada” terangnya.

Sementara itu, Owner Myze hotel, MH.Said Abdullah menyampaikan, bahwa tujuannya membangun Myze hotel by Luminor tersebut adalah bagian dari persembahannya untuk masyarakat madura pada umumnya dan Sumenep khususnya.

“Saya dilahirkan di madura, tentu saya harus mencurahkan tenaga dan fikiran untuk warga madura” kata Said.

Sealin itu, Said melanjutkan, tujuan pembangunan hotel Myze tersebut tidak semata-mata mencapai keuntungan belaka, namun lebih kepada bagaimana dia mempersembahkannya untuk warga sumenep.

“Bukan persoalan untung ruginya, saya dan kawan-kawan investor membangun hotel ini adalah bagian dari yang harus kami persembahkan untuk masyarakat madura dan sumenep khususnya” jelasnya.

Terakhir Ketua banggar itu menyampaikan, bahwa pihaknya sebentar lagi akan membangun pabrik tekstil di Kanupaten Sumenep yang nantinya akan menyerap tenaga kerja yang cukup banyak.

“Untuk pabrik tekstil nanti, kami sudah punya lahannya, dan tahun depan akan mulai kita bangun, ini adalah kesempatan untuk membuka lapangan kerja bagi masyarakat Sumenep. Karena nanti pasti membutuhkan tenaga kerja yang banyak” pungkasnya.

Pembangunan hotel Myze by Luminor itu ditergetkan selsesai dalam 12 bulan (1 tahun). Hotel tersebut akan menyediakan kamar diatas 100 unit.

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan