https://limadetik.com/

Bersama Mathur Husyairi, Laz Sidogiri Kecamatan Sepulu Jadi Sasaran Pembagian Sembako

  • Bagikan
IMG 20200423 WA0060

BANGKALAN, Limadetik.com – Kecamatan Sepulu dan Desa Kalabetan, Kabupaten Bangkalan, kali ini jadi sasaran pembagian sembako bagi warga miskin oleh Anggota DPRD Jawa Timur, Mathur Husyairi yang berkolaborasi bersama Las Sidogiri, Kamis (23/4/2020).

Mathur menuturkan, kolaborasi itu dilakukan bersama Laz Sidogiri, Syafiuddin (Song Osong Lombung), Kopri PMII Cabang Bangkalan serta Muslimah Humanis Foundation (MHF) atau biasa disebut Srikandi Jawa Timur untuk membantu masyarakat yang membutuhkan di tengah pandemi.

limadetik branding

Kegiatan pembagian sembako dimaksud bertujuan untuk membantu masyarakat Bangkalan yang memang tidak mampu sesuai dengan data yang kita miliki.

“Pembagian sembako ini kita lakukan sebelum menjalankan ibadah puasa bulan suci Ramadhan, supaya mereka juga ibadah puasa dengan tenang,” katanya.

Aktivis antikorupsi ini menyampaikan, bahwa ada sekitar 100 paket sembako yang diberikan, hal itu sesuai dengan kemampuan pihaknya bersama, dan yang terpenting kegiatan tersebut bisa bermanfaat bagi masyarakat.

“Apa yang kita bagikan hari ini memang tidak seberapa banya. Namun yang pasti kita berharap ini akan sangat berarti bagi yang membutuhkannya. Kita banyak menemukan masyarakat seperti Lansia yang perlu sentuhan langsung,” terang Alumni IAIN Sunan Ampel Surabaya (Uinsa) saat ini.

Sementar itu, di tempat yang sama, Muhammad Ali Ghafir selaku ketua Laz Sidogiri Bangkalan mengatakan, bahwa kegiatan ini merupakan pemberian bantuan secara langsung kepada penerima.

“Kalau disampaikan langsung kepada masyarakat (tidak diwakilkan) maka hati kita akan tergugah, ternyata masih banyak masyarakat kita yang betul-betul tidak mampu dan pantas untuk dibantu” ujar Ketua di Desa Bilaporah itu.

Di sisi lain ia berharap ada banyak orang yang dermawan dan sudi untuk menyisihkan rezekinya kepada masyarakat yang membutuhkannya, terlebih saat ini.

“Itulah sebabnya kita langsung kepada penerima, agar kita tahu bagaimana kondisi di bawah sebenarnya seperti apa, hal ini bisa bisa disampaikan kepada para donatur dan bagi mereka yang memiliki kemampuan untuk berbagi” tukas pria asal Sumenep itu. (yd/ron/red)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan