https://limadetik.com/
Tak Berkategori  

Aksi Demo Korps PC PMII Putri, Sampaikan Beberapa Tuntutan Terhadap Polres Sampang

Aksi Demo Koprs PC PMII Putri, Sampaikan Beberapa Tuntutan Terhadap Polres Sampang
FOTO: Aksi demo Korps PC PMII Putri, menuju Mapolres Sampang.

SAMPANG, Limadetik.com – Aksi Demo kembali dilakukan oleh perkumpulan (Korps) Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia Putri (Kopri PMII) PC. Kabupaten Sampang di Polres Sampang, Madura, Jawa Timur, Kamis (17/2/2022).

Aksi tersebut menuntut Polres Sampang segera menyelesaikan kasus pelecehan seksual yang menimpa seorang gadis yang bernama Bunga (Nama samaran) yang sampai saat ini Polres Sampang dianggap tidak melakukan tindakan.

limadetik branding

Berikut beberapa tuntuntan yang disampaikan dalam aksi tersebut:
– Kapolres Sampang wajib segera menangkap pelaku dalam kurun waktu 7 x 24 Jam.

– Kapolres Sampang wajib memberikan informasi progres penangkapan kepada keluarga korban & PC Kopri Sampang selama 3 x 24 Jam.

Baca Juga :  Badan Kehormatan Dewan Soroti OPD Melecehkan Dewan

Jika Polres Sampang  tidak dapat menyelesaikan kasus ini dalam kurun waktu 7x 24  jam, maka Kapolres Sampang wajib meninggalkan bumi bahari.

– Jika tuntutan 1,2 dan 3 tidak terpenuhi maka Kopri PC PMII Sampang akan kembali turun dengan massa yang lebih banyak.

Dari beberapa tuntutan yang disampaikan menurut Ummu Kulsum selaku Ketua Kopri PC PMII Sampang menjelaskan, berawal adanya kasus pelecehan seksual yang menimpa terhadap seorang gadis di Kecamatan Kedundung pada bulan lalu. Dimana pelaku tersebut merupakan keluarga korban, dan pada bulan Oktober tepatnya di Tahun 2021 kasus tersebut telah dilaporkan ke Polres Sampang. Namun sampai saat ini Polres Sampang dinilai tidak melakukan tindakan.

Baca Juga :  MD KAHMI Sumenep Gelar Santunan Anak Yatim dan Buka Bersama

“Kasus pelecehan seksual ini sudah kami laporkan kepada Polres Sampang, 5 Bulan yang lalu, dan sampai saat ini belum ada kepastian hukum, maka dari itu kami menuntut kinerja Polres Sampang,” terangnya.

Disayangkan, ketika diketahui pelakunya bebas berkeliaran. Sebagai kaum hawa sangat prihatin dengan hal tersebut, yang seharusnya Polres Sampang sudah menciduk pelaku, malah membiarkan layaknya bebas dari hukum.

Baca Juga :  SOMAHASA Mengedukasi Masyrakat Untuk Tangkal Covid-19

“Kemana Polres Sampang selama ini, pelaku pelecehan seksual dibiarkan tanpa ada tindakan ? “ tanya Kulsum dengan nada kesal.

Terpisah AKBP. Arman, SIK., M.Si melalui Kasat Reskrim AKP. Irwan Nugraha, SH, mengatakan kepada Awak Media, bahwa pihaknya sudah bergerak dan mencari keberadaannya.

“Kami sudah mencari keberadaan tersangka, dan intinya semua dalam proses. Doakan saja semuga kasus ini cepat terungkap,” singkatnya saat aksi di Polres Sampang

Tinggalkan Balasan