BANJARMASIN, Limadetik.com –Tiada hari tanpa melaksanakan kontrol ruang tahanan, untuk mengantisipasi terjadinya
tahanan kabur maupun sakit.

Pengecekan tersebut dilakukan sebagai antisipasi masuknya barang terlarang seperti narkoba, rokok, korek api, handphone dan berbagai alat yang dimungkinkan dapat membahayakan tahanan selama berada di ruangan.

Kegiatan ini rutin dilaksanakan oleh anggota piket jaga setiap naik maupun turun piket, tidak lupa anggota piket jaga mengecek kamar mandi dan kebersihan sel, agar para tahanan tidak ada yang sakit dikarenakan terdapat sampah atau kotoran lainnya.

Menurut Kapolsek Kertak Hanyar, Idpa Joni Arif, pengecekan tahanan ini dilakukan untuk mengantisipasi tahanan yang melarikan diri.

Selain itu juga untuk memeriksa kesehatan para tahanan, agar tidak ada yang sakit berat tanpa penanganan medis yang memadai.

“Pengecekan ini kami lakukan rutin setiap pergantian piket jaga. Tujuannya supaya jika ada tahanan yang kabur, cepat kami ketahui dan kami lakukan pengejaran,” ujarnya saat dihubungi Limadetik.com via pesan WhattsApps. Rabu (4/7/2018).

Namun, sepanjang kepemimpinannya, Ipda Joni Arif memastikan tidak pernah ada tahanan yang kabur.

“Itu karena para personil selalu menjalankan tugas dengan baik. Jadi, tidak sampai ada tahanan yang bisa kabur,” terangnya.

Bahkan Tahanan yang dibon atau dikeluarkan untuk suatu keperluan juga harus menjalani SOP seperti diborgol dan didamingi dua anggota polisi. Setiap satu jam sekali ada pengawasan dan pengecekan rutin, minimal menghitung jumlah tahanan yang ada.

“Saat ini ada 5 tahanan di Polsek Kertak Hanyar. Rinciannya 1 perempuan dan 4 laki laki. Sementara yang lainnya sudah dilimpahkan ke kejaksaan karena berkasnya sudah P-21,” tandas Joni Arif. (edo/rd)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here