SUMENEP, Limadetik.com – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kab. Sumenep, Jawa Timur memberikan pengghargaan terhadap Desa/Kelurahan (RT/RW) dalam program kampung berhias (bersih, hijau dan asri). Penghargaan ini diberikan sebagai bentuk apresiasi pemerintah terhadap dalam upaya pelestarian lingkungan hidup yang diserahkan oleh Bupati Sumenep pada acara puncak hari jadi ke 749 kabupaten sumenep.

Hal itu berdasarkan Undang-Undang Nomor 32 tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup yang mengamanatkan bahwa wilayah NKRI harus dilindungi dari pencemaran dan/atau kerusakan lingkungan hidup.

“Untuk itu kelestarian fungsi lingkungan hidup perlu terus dijaga dan dipelihara agar ada jaminan terpenuhinya kelangsungan kehidupan makhluk hidup dan kelestarian ekosistem,” kata Kepala DLH Sumenep, Syahrial.

Disamping itu, jaminan terhadap generasi yang akan datang bisa menikmati lingkungan hidup yang baik dan sehat.

Berbagai upaya dilakukan pemerintah untuk pengendalian pencemaran dan/atau kerusakan lingkungan hidup dalam rangka pelestarian fungsi lingkungan hidup dengan memberdayakan peran serta dan kesadaran masyarakat melalui berbagai program kegiatan.

“Upaya pengendalian pencemaran dan/atau kerusakan lingkungan hidup dilakukan juga kepada usaha dan atau kegiatan yang ada di kabupaten Sumenep,” ucapnya.

Program Kampung Berhias  adalah salah satu program Pemerintah Kabupaten Sumenep di bidang lingkungan hidup dalam rangka mendorong terciptanya pengetahuan dan kesadaran warga masyarakat desa/kelurahan, khususnya di tingkat RT/RW.

Kabid. Penaatan dan Peningkatan Kapasitas Lingkungan Hidup, (Taufik Rachman, SH) menambahkan bahwa program kampung berhias dibuat sebagai embrio/rintisan menuju program desa/kelurahan berseri (bersih dan lestari) Provinsi Jawa Timur.

Pada tahun 2018 ini program kampung berhias di ikuti oleh semua desa/kelurahan se wilayah kecamatan kota sumenep (16 desa/kelurahan) setelah dilakukan seleksi adminitrasi meloloskan 10 (sepuluh) desa/kelurahan yang selanjutnya dilakukan verifikasi lapangan dan meloloskan 9 (Sembilan) desa/kelurahan.

Hasilnya melalui penetapan Surat Keputusan Kepala Dinas Lingkungan Hidup tanggal 29 Oktober 2018 nomor: 188/91/KEP/435.119.4/2018 tentang Kampung Berhias telah ditetapkan sebagai berikut:

  1. Kelurahan Bangselok sebagai Kampung Berhias dengan predikat baik
  2. Kelurahan Karangduak sebagai Kampung Berhias dengan predikat baik
  3. Kelurahan Kepanjin sebagai Kampung Berhias dengan predikat baik
  4. Kelurahan Pajagalan sebagai Kampung Berhias dengan predikat baik
  5. Desa Pamolokan sebagai Kampung Berhias dengan predikat baik
  6. Desa Pangarangan sebagai Kampung Berhias dengan predikat baik
  7. Desa Kebunan sebagai Kampung Berhias dengan predikat baik
  8. Desa Pandian sebagai Kampung Berhias dengan predikat baik
  9. Desa Kacongan sebagai Kampung Berhias dengan predikat baik.

Selain diserahkan tropy,piagam penghargaan dan uang pembinaan untuk program kampung berhias, pada kesempatan itu diserahkan pula penghargaan dari gubernur jawa timur yaitu program desa/kelurahan berseri dan program adiwiyata (sekolah peduli dan berbudaya lingkungan) tahun 2018.

Berdasarkan melalui Surat Keputusan Gubernur Jawa Timur tanggal 13 Juli 2018 Nomor: 188/371/KPTS/013/2018 tentang Desa/Kelurahan Berseri Provinsi Jawa Timur, bahwa terpilih 4 Desa/Kelurahan penerima penghargaan Berseri tersebut, antara lain:

  1. Kelurahan Kepanjin untuk kategori Berseri Madya.
  2. Desa Pangarangan untuk kategori Berseri Madya.
  3. Kelurahan Bangselok untuk kategori Berseri Pratama.
  4. Desa Pamolokan untuk kategori Berseri Pratama.

Berdasarkan Surat Keputusan Gubernur Jawa Timur tanggal 30 Juli 2018 nomor: 188/424/KPTS/013/2018 tentang Sekolah Adiwiyata Provinsi Jawa Timur Tahun 2018. Dan sekolah yang menerima penghargaan tersebut adalah SMP Negeri 4 Sumenep dan SMA Negeri 1 Batuan.


(rud)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here