Daerah

Arus Balik Lebaran di Sumenep Melonjak, Ribuan Penumpang Padati Terminal Arya Wiraraja

Arus Balik Lebaran di Sumenep Melonjak, Ribuan Penumpang Padati Terminal Arya Wiraraja
Antrian para penumpang bus di Terminal Arya Wiraraja Sumenep

Arus Balik Lebaran di Sumenep Melonjak, Ribuan Penumpang Padati Terminal Arya Wiraraja

LIMADETIK.COM, SUMENEP – Lonjakan arus balik Lebaran 2026 di Kabupaten Sumenep terlihat jelas di Terminal Tipe A Arya Wiraraja. Pada puncak arus balik H+4, jumlah penumpang tercatat menembus sekitar 1.400 orang, meningkat lebih dari dua kali lipat dibandingkan hari biasa.

Pengawas Satuan Pelayanan (Wassatpel) Terminal Arya Wiraraja Sumenep, Handoko Imam Hanafi, mengatakan bahwa tingginya mobilitas masyarakat masih terus berlangsung hingga saat ini. Bahkan, rata-rata penumpang harian masih berada di angka di atas 1.000 orang.

“Puncaknya terjadi pada H+4 kemarin, sekitar 1.400 penumpang. Sampai hari ini masih tinggi, di atas 1.000 orang per hari,” ujarnya, Senin (30/3/2026).

Menurut Handoko, pola arus balik di Sumenep memiliki karakteristik tersendiri. Tidak seperti di wilayah lain di Pulau Jawa yang umumnya mereda dalam waktu singkat, arus balik dari Sumenep cenderung berlangsung lebih lama dan bertahap.

Ia memperkirakan, kondisi ini akan terus terjadi hingga pertengahan bahkan akhir April 2026. Hal tersebut dipengaruhi kebiasaan masyarakat Madura yang kembali ke daerah perantauan secara tidak bersamaan.

“Arus balik di sini tidak serentak. Masyarakat pulang ke tempat kerja secara bertahap, jadi pergerakannya lebih panjang,” jelasnya.

Tingginya aktivitas perjalanan juga tercermin dari permintaan tiket di sejumlah agen yang masih tinggi. Hal ini menjadi indikator bahwa gelombang arus balik belum sepenuhnya berakhir.

Untuk tujuan perjalanan, mayoritas penumpang menuju berbagai kota di Jawa Timur, khususnya kawasan Tapal Kuda seperti Banyuwangi, Jember, Situbondo, dan Probolinggo. Selain itu, rute menuju Jabodetabek hingga Serang, Banten, juga masih mendominasi. Bahkan, tren perjalanan ke Yogyakarta menunjukkan peningkatan.

Menghadapi kondisi tersebut, pihak terminal terus meningkatkan kesiapan layanan guna memastikan kenyamanan dan keselamatan penumpang.

Handoko mengimbau masyarakat agar memanfaatkan angkutan umum, terutama bus, yang dinilai lebih aman karena telah melalui proses ramp check.

“Bus yang beroperasi sudah diperiksa kelayakannya, sehingga lebih aman. Selain itu, penggunaan angkutan umum juga membantu mengurangi kepadatan lalu lintas,” tegasnya.

Sementara itu, bagi masyarakat yang memilih menggunakan kendaraan pribadi, ia mengingatkan pentingnya memastikan kondisi kendaraan dalam keadaan prima sebelum melakukan perjalanan.

“Cek rem, lampu, dan ban. Saat ini masih musim hujan, jalan licin, jadi harus ekstra hati-hati dan jangan memaksakan kecepatan. Yang terpenting selamat sampai tujuan,” pungkasnya.

Exit mobile version