https://limadetik.com/

Bupati Achmad Fauzi Dihadang Emak-emak di Pulau Pagerungan Besar, Ternyata.?

Bupati Achmad Fauzi Dihadang Emak-emak di Pulau Pagerungan Besar, Ternyata.?
FOTO: Bupati Achmad Fauzi saat menandatangani buku seorang emak-emak di Pagerungan Besar

SUMENEP, Limadetik.com – Di tengah jalan, dari pelabuhan Desa Pagerungan Besar, Kecamatan Sapeken menuju lokasi penerbangan pesawat perintis, rombongan Bupati Sumenep, Achmad Fauzi mendadak dikejutkan oleh emak-emak, yang datang membawa buku.

Dalam video yang direkam oleh wartawan limadetik.com, Rabu (29/12/2021) Bupati Achmad Fauzi, terkejut karena teriakan seorang ibu, yang menghadang dan meminta tanda tangan padanya.

limadetik branding

Tak lama kemudian, seorang ibu tersebut teriak histeris, setelah Bupati Achmad Fauzi berkenan menanda tangani buku yang berisi do’a untuk Bupati Sumenep itu.

Baca Juga :  Untuk Indonesia, Malang Persembahkan Kampung Tangguh

“Allahu akbar, terima kasih ya Allah, semoga do’a terkabul ya Allah” teriak histeris, perempuan berkrudung abu abu itu saat didekati Bupati Achmad Fauzi.

Do’a yang ditulis pada buku itu, dibaca langsung oleh Bupti Achmad Fauzi “Beliau sehat selalu, dunia dan akhirat, selamat dan sukses untuk semuanya, untuk selama lamanya, aamiin ya rabbal alami” kata alAchmad Fauzi membaca do’a pada buku yang ia tanda tangani.

Baca Juga :  HUT KORPRI, Kasdam V/Brawijaya Minta Birokrasi Harus Berubah

Kemudian, untuk mengetahui lebih lanjut alasan kejadian itu, media ini mencoba melakukan konfirmasi pada warga sekitar pelabuhan, tentang identitas seorang ibu yang menghadang perjalanan Bupati Sumenep di tengah jalan.

Menurut informasi warga sekitar, bahwa ibu tersebut bernama Hj Sukma, warga dusun 2, jalan 1, yang merupakan adik ipar dari Kepala Desa (kades) Pagerungan Besar Kecamatan Sapeken, Kabupaten Sumenep.

Baca Juga :  Dewan Pendidikan Sidak, Guru SDN Banyuanyar II bercerita Kepala Sekolah di Tekan Siang Malam

Bupati Achmad Fauzi sendiri setelah menandatangani buku yang berisikan do’a dari ibu tadi langsung berpamitan untuk menuju bandara karena waktunya umtuk kembali ke Kabupaten Sumenep.

Tinggalkan Balasan