BANGKALAN, Limadetik.com — Bupati Bangkalan, Jawa Timur. RKH.Abd. Latif Amin Imron meminta seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk melakukan konsultasi terlebih dahulu dalam setiap menentukan program. Hal ini dilakukan untik menghindari terjadinya, itu sebabnya perilaku korupsi harus dicegah sedini mungkin.

Tindakan pencegahan maraknya korupsi ini pun sudah mulai dijalankan Pemerintah Kabupaten Bangkalan salah satunya dengan cara pencairan non tunai, pembayaran kini langsung ditransefer melalui setiap rekening penerima, baik honor dan yang lainnya.

“Untuk saat ini kita sudah mulai program non tunai, untuk menghindari korupsi dengan cara pemotongan. Jadi saat ini semuanya pembiayaan baik honor rapat juga honor lainnya kita langsung transfer via rekening penerimq masing-masing” terang Ra.Latif saat menghadiri acara pencanangan pembangunan zona integritas yang digelar oleh Pengadilan Negeri Bangkalan, Rabu (20/02/2019).

Selain itu, mantan wakil ketua DPRD Bangkalan sudah ini juga mengambil tindakan untuk melaksanakan ijin usaha melalui sistem Online Single Submission (OSS). Di samping itu, Bupati juga menilai sinergitas Forkompinda melalui program zona integritas diharapkan bisa menjaga lingkungan bersih dari perilaku korupsi.

“Jadi cara kita untuk menghindari dan mencegah perilaku korupsi itu sekarang semuanya serba kita onlinekan dan tidak akan ada lagi transaksi langsung” ujarnya.

Dikatakan, setiap masing-masing organisasi perangkat daerah (OPD) diharapkan melakukan konsultasi terlebih dahulu sebelum melaksanakan program apa yang akan dicanangkan agar dikemudian hari tidak bermasalah dengan hukum.

“Maka dengan program non tunai ini, OPD harus melakukan konsultasi terlebih dahulu program apa yang akan dilaksanakkan selama satu tahun bahkan selama lima tahun kedepan, agar tidak bermasalah dengan hukum dikemudian hari” tandasnya. (ron/yd)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here