Scroll Untuk Membaca Artikel
Headline News

Bupati Fauzi dan Istri Tampil Memukau di Sumenep Batik Festival 2023

×

Bupati Fauzi dan Istri Tampil Memukau di Sumenep Batik Festival 2023

Sebarkan artikel ini
Bupati Fauzi dan Istri Tampil Memukau di Sumenep Batik Festival 2023
FOTO: Bupati Achmad Fauzi Wongsojudo dan Istri Nia Kurnia Fauzi saat Fashion Show Sumenep Batik Festival 2023

Bupati Fauzi dan Istri Tampil Memukau di Sumenep Batik Festival 2023

LIMADETIK.COM, SUMENEP – Bupati Achmad Fauzi Wongsojudo bersama istri Nia Kurnia Fauzi tampil memukau pada acara Sumenep Batik Festival 2023 yang berlangsung di Gor A. Yani Jalan Panglegur Kecamatan Kota Kabupaten Sumenep, Minggu malam (27/8/2023).

GESER KE ATAS
SPACE IKLAN

Penampilan Bupati dan Istri di atas panggung layaknya fashion nasional yang mengenakan batik khas Madura karya anak Sumenep sendiri, dengan melenggak-lenggok berjalan di depan ribuan penonton yang terpukau dengan penampilan orang nomor satu di lingkungan Pemkab Sumenep itu.

Bupati tampil dan istri di akhir sesi Sumenep Batik Festival 2023 yang sebelumnya menampilkan fashion dari seluruh camat se Kabupaten, Para Kabag, Asisten dan Kepala Dinas serta Forkopimka, yang menampilkan Kerua Pengadilan Negeri (PN) Kepala Kejari, Kepala Polres serta Dandim 0837.

Usai fashion show Sumenep Batik Festival 2023, Bupati Sumenep memberikan sambutan yang didalam nya mengajak seluruh Camat, OPD dan seluruh elemen untuk terus berjuang mempertahankan seni dan buadaya sebagai warisan leluhur.

“Saya ingin menyampaikan, walaaupun kita sudah tua, tapi tetap memiliki semangat yang muda untuk tampil di muka umum, seperti malam ini” kata Bupati Achmad Fauzi Wongsojudo, didampingi istri yang disambut riuh tepuk tangan ribuan penonton.

Menurut Bupati, acara Sumenep Batik Festival ini adalah bagian bagaimana pemerintah dan masyarakat untuk terus mempertahankan sebuah peninggalan para leluhur, sehingga tidak sirna ditelan zaman.

Bupati Fauzi dan Istri Tampil Memukau di Sumenep Batik Festival 2023
Bupati terima penghargaan Dunia dari LEPRID

“Ini cara kita merawat batik madura. Bagian dari warisan para penduhulu kita, untuk terus dirawat agar terus mlahirkan generasi pembatik di masa depan” ujar Bupati.

Bupati menilai, setiap batik pasti ada generasi nya, sehingga jika dilihat secara rinci dan jelas, ada batik generasi tua dan ada generasi muda.

“Budaya batik yang merupakan warisan leluhur, akan terus kita dorong ke depan agar trus berlanjut dan berkibar di kancah Nasional, bahkan internasional” tutur Bupati Fauzi.

Tidak lupa Bupati yang kini digadang-gadang maju dalam kontestasi politik Jawa Timur (Calon Gubernur Jatim) itu menyampaikan terimakasih kepada seluruh masyarakat, Disbudporapar sebagai EO penanggung jawab dalam kegiatan event dan seluruh yang berpartisipasi dalam terlaksananya acara tersebut.

“Kepada seluruh pengelola UMKM, Industri Kreatif yang tidak kalah penting dalam menyemarakkan event ini, sejak awal dibuka hingga nanti pada tanggal 2 September 2023 sebagai puncaknya” pungkasnya.

Selanjutnya, dalam kesemparan itu, Bupati juga di anugerahkan penghargaan tingkat dunia dari Lembaga Prestasi Indonesia-Dunia (LEPRID). Bupati Fauzi diganjar pengharagaan sebagai tokoh penggerak kendaraan listrik di Madura.

× How can I help you?