https://limadetik.com/

Bupati Pamekasan ke Satpol PP, Kerjakan Tugasnya dengan Baik

Dalam kunjungannya kedua kantor OPD tersebut, Bupati Pamekasan, Baddrut Tamam menyampaikan pesan khusus kepada para penegak peraturan daerah (perda) agar melaksanakan tugasnya dengan baik sesuai dengan tugas pokok dan fungsinya.

Bupati Pamekasan ke Satpol PP, Kerjakan Tugasnya dengan Baik
FOTO: Bupati Pamekasan Baddrut Tamam saat berkunjung ke Satpol PP dan Damkar

PAMEKASAN, Limadetik.com – Dalam rangka memberikan arahan dan pembinaan secara langsung, Bupati Pamekasan, Jawa Timur, Baddrut Tamam menyambangi dua kantor OPD yakni personel Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol) dan Pemadam Kebakaran (Damkar), Kamis (10/2/2022).

Dalam kunjungannya kedua kantor OPD tersebut, Bupati Pamekasan, Baddrut Tamam menyampaikan pesan khusus kepada para penegak peraturan daerah (perda) agar melaksanakan tugasnya dengan baik sesuai dengan tugas pokok dan fungsinya.

limadetik branding

“Harus diingat, kita ini disumpah, demi Allah saya bersumpah, itu tidak main-main. Karena tidak hanya berjanji kepada diri sendiri, melainkan berjanji kepada Allah yang kita tidak pernah lihat. Selain itu demi undang-undang dasar 1945, demi bangsa dan negara, dan demi kesejahteraan rakyat. Berat sekali sumpah ini,” ungkap Bupati Pamekasan Baddrut Tamam.

Baca Juga :  Pj Bupati Pamekasan Lepas 881 CJH, Begini Pesannya

Satpol PP lanjut Bupati Pamekasan, mempunyai nilai lebih apabila dibandingkan dengan aparatur sipil negara (ASN) lain lantaran tugasnya sebagai penegak perda.

Menurut orang nommer satu di kota gerbang salam itu, Satpol PP mempunyai kewenangan untuk memerintah orang sesuai dengan amanat dalam perda tersebut. Seperti penertiban pedagang kaki lima (PKL), dan lain-lain” tegas mas Tamam sapaan akrab Bupati Pamekasan itu.

“Kenapa kemudian sikap masyarakat berbeda kepada kita dibandingkan dengan orang yang bekerja di korporasi. Ketika pakai baju seragam dinas orang lebih hormat, kenapa lebih hormat karena mengatur atau memerintah. Sementara di korporasi tidak punya kewenangan memerintah,” tandasnya.

Baca Juga :  11 April 2022, Mahasiswa Sumenep akan Menggelar Aksi Unjuk Rasa

Bupati muda kebanggaan kaum milenial itu menegaskan kembali, bahwa tugas pemerintah itulah yang membuat ASN utamanya Satpol PP mempunyai nilai lebih dari masyarakat secara umum. Satpol PP menjadi alat negara untuk menertibkan dan melaksanakan peraturan daerah.

Sebab tugas memerintah ini menjadi orang dihormati, bahkan kehormatan kita luar biasa. Makanya, Jangan hinakan kehormatan ini dengan melakukan kongkalikong dengan beberapa orang yang harus kita perintah. Kita sudah terhormat sekali,” tegasnya.

“Seragam yang dipakai oleh personel Satpol PP mempunyai konsekuensi menegakkan perda sesuai dengan amanat negara. Apalagi negara telah membayar lunas dengan gaji yang diterimanya setiap bulan” terangnya.

Bupati Pamekasan itu pun mengibaratkan, jika ada 10 orang sipil datang ke warung disangkanya pasti akan makan, namun akan berbeda kalau 10 satpol PP yang datang ke warung, pasti ditanyakan ada salah apa dengan warung itu, karena penegak perda.

Baca Juga :  Kelas Kreatif di Sumenep Dukung Program Pemerintah

Bupati pun berharap, personel Satpol PP bersyukur atas nikmat yang telah diberikan Allah dengan cara bekerja maksimal, mengabdi kepada bangsa dan negara. Karena tidak semua orang memiliki kesempatan menjadi penegak perda yang mempunyai hak memerintah sesuai dengan perda tersebut.

“Oleh karena kita ini terhormat seperti itu, maka jangan hinakan beberapa langkah kebijakan yang mau kita laksanakan dengan mengotori baju yang kita pakai. Makanya, ayo kita bersyukur,” demikian Bupati Pamekasan menyampaikan.

Tinggalkan Balasan