https://limadetik.com/

(CEK FAKTA) Sumenep Dihebohkan dengan Sebaran Pamflet di Medsos “Lomba Carok”

(CEK FAKTA) Sumenep Dihebohkan dengan Sebaran Pamflet Lomba Carok
FOTO: Pamflet bertuliskan lomba carok di Sumenep

SUMENEP, Limadetik.com – Sebuah pamflet “lomba carok” yang beredar dan menjadi viral di media sosial (medsos). Beredarnya pamflet lomba carok di Sumenep utamanya di grup WhatsApp ‘Carok’ di Kabupaten Sumenep sempat membuat heboh warga.

Dalam pamflet nampak terlihat jika lomba tersebut akan digelar di sebelah Pasar Candi, Kecamatan Batang-Batang.

limadetik branding

‘Carok’ diartikan sebagai pembunuhan sebagai upaya balas dendam, akan tetapi ‘Carok’ memiliki makna yang berbeda bagi masyarakat Madura karena berkaitan dengan pemulihan harga diri.

Carok merupakan salah satu alternatif penyelesaian sengketa pada masyarakat Madura. Sayangnya, hal ini malah dianggap lelucon oleh kalangan warga yang tidak bertanggung jawab.

Baca Juga :  Jamin Tidak Akan ada Kecurangan pada Pilkada Sumenep, KPU: Sudah ada "Sirekap"

Dari hasil penulusuran media ini di lapangan, dengan mengumpulkan beberapa informasi bisa dikatakan, pamflet yang beredar di Medsos tersebut dibuat oleh orang dalam gangguan jiwa, alias informasi hoaks (bohong) dan menyesatkan.

Polisi menyebut, orang tersebut bernama Subaidi (26), warga asli Kalimas Baru 3/14-A, RT 001/RW 006, Perak Utara, Pabean Cantian, Kota Surabaya, Jawa Timur.

Pria lulusan Sekolah Lanjut Tingkat Atas (SLTA) sederajat tersebut saat ini tengah dalam penyelidikan polisi. Meski begitu, polisi tidak menerangkan motif warga Surabaya ini secara rinci.

Baca Juga :  Surat Perubahan Status Bandara Turun, Penerbangan Perintis Sumenep-Pagerungan Kapan Mengudara?

Polisi hanya mengatakan, tujuan Subaidi membuat pamflet itu hanya untuk menaikkan follower (pengikut). Meski begitu, tidak ada keterangan pasti Subaidi ditangkap atau tidak.

Sesuai data Kartu Tanda Penduduk (KTP) Subaidi yang diberikan polisi kepada awak media, Subaidi tercatat ‘Cerai Hidup’ dan pekerjaannya sehari-hari sebagai wiraswasta. Berikut keterangan sementara polisi pada mrdia.

“Orang stres habis cerai,” kata Kasubbag Humas Polres Sumenep, AKP Widiarti, saat dikonfirmasi melalui pesan singkat WhatsAppnya, Selasa (14/12/2021).

Baca Juga :  Bupati Fauzi Sambut Baik Kehadiran Rumah Restorative Justice di Sumenep

Adapun isi pamflet yang viral di Medsos tentang lomba ‘Carok’ tersebut sebagai berikut:

Lomba Carok Kabupaten Sumenep
Rabu, 15 Desember 2021

Kategori dewasa :

Memperebutkan,

Juara 1 : Rp 30.000.000
Juara 2 : Rp 15.000.000
Juara 3 : Rp 7.000.000

Persyaratan :

a. Mempunyai celurit/parang sendiri
b. Membayar biaya pendaftaran sebesar Rp. 15.000
c. Pemain yang kalah wajib dimakamkan di tempat yang telah disediakan
d. Tidak boleh menggunakan rompi pengamanan
e. Harus menyertakan sertifikat vaksin pertama
f. Tidak boleh memakai baju apapun

Lapangan Sebelah Utara Pasar Candi

Tunjukkan bakat dan skill anda disini.

Tinggalkan Balasan