SUMENEP, limadetik.com – Cuaca tak bersahabat sejak sepekan terakhir yang terjadi di Kabupaten Sumenep, Jawa Timur kembali merobohkan sebuah bangunan sekolah.

Baca: Angin Kencang Kembali Sapu Bangunan Sekolah di Sumenep

Setelah pada Selasa (22/1/2019) gedung Madrasah Ibtidaiyah (MI) Pondok Pesantren Nurul Islam di Pulau Sapangkur Besar, Desa Sabuntan, Kecamatan Sapeken, roboh dan gedung Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Aswaja di sapu angin dan juga ambruk, kali ini giliran Gedung SDN Sendir, Kecamatan Lenteng yang rata dengan tanah, Senin Pukul 11.30 WIB (28/1/2019).

Baca: Di Sapeken, Bangunan MI Rata dengan Tanah Setelah Dihantam Angin

Salah seorang guru SDN setempat,Iriyanto menjelaskan, ada tiga ruangan kelas yang rata dengan tanah usai diguyur hujan sejak dua hari terakhir. “Bangunan yang rusak total dua kelas, sedangkan satu kelasnya hanya rusak ringan,” katanya kepada limadetik.com.

Beruntung perisriwa tersebut tidak makan korban. Pihak sekolah mengetahui tanda-tanda gedung akan ambruk. Sehingga melakukan antisipasi dengan memulangkan siswa lebih awal dari biasanya.

“Dari awal kami memang khawatir ambruk. Karena sejak tiga hari lalu dinding bagian utara mulai retak. Makanya proses belajar mengajar tidak kami taruh di ruangan itu, dan saat kejadian anak-anak juga sudah dipulangkan,” terangnya.

Hanya saja satu unit motor milik salah satu guru tertimpa reruntuhan dan mengakami sedikit kerusakan. Saat ini, lanjut Irianto, masyarakat dibantu Polsek dan Koramil tengah melakukan evakuasi puing-puing.

“Kami mengharap perhatian dari pemerintah daerah. Agar proses belajar mengajar kembali normal,” harapnya.(hoki/rud)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here