https://limadetik.com/

Diduga Cemarkan Nama Baik Wartawan, Oknum Kadis di Sumenep Terancam Dipolisikan

Didug Cemarkan Nama Baik Wartawan, Oknum Kadis di Sumenep Terancam Dipolisikan
FOTO: Kuasa Hukum Wartawan melapor ke Mapolres Sumenep

SUMENEP, Limadetik.com – Oknum Kepala Dinas (Kadis) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, berinisial A terancam dilaporkan ke aparat penegak hukum Kepolisian Resort (Polres) Sumenep.

Pasalnya, oknum Kadis tersebut diduga telah mencemarkan nama baik Wartawan media MEGO.ID yang bernama Andri Yulianto, warga Desa Batuan, Kecamatan Batuan, Kabupaten Sumenep.

limadetik branding

Merasa tidak terima dengan pencemaran baik oleh oknum Kadis tersebut, Andri Yulianto mendatangi Mapolres Sumenep didampingi oleh Lembaga Bantuan Hukum Forum Rakyat Pembela Keadilan dan Orang-Orang Tertindas (LBH FORpKOT) Sumenep untuk melaporkan hal dimaksud.

Andri Yulianto melalui kuasa hukumnya Herman Wahyudi. S.H., mengatakan, bahwa beberapa hari yang lalu oknum Kadis berinisial A berstatement di salah satu media online bahwa klien kami ini (Andri Yulianto-red) meminta uang kepada yang bersangkutan dengan mengatasanamakan dari media Harian Bangsa.

Baca Juga :  Pergi Mencari Rumput, Warga Bluto Ditemukan Tak Bernyawa Dalam Sumur Tua

“Ada statemen dari oknum Kadis ini terhadap klien kami telah meminta uang, dan dia (oknum kadis) sampaikan itu pada media lain” kata Herman Wahyudi. S.H, kepada awak media Sabtu, 1 Januari 2022.

Padahal kliennya ini tegas Herman, tidak pernah merasa meminta uang kepada oknum Kadis berinisial A tersebut. Apalagi sampai mencatut nama media lain.

“Tidak pernah klien kami ini meminta uang kepada oknum Kadis dimaksud,” tandas Herman Wahyudi.

Lebih lanjut pria yang akrab disapa Herman itu memaparkan, apa yang disampaikan oleh oknum Kadis di media online tersebut telah mencemarkan nama baik kliennya.

“Yang jelas terkait berita di salah satu media online tersebut sangat merugikan klien kami ya. Karena berita tersebut telah viral di media sosial,” ujarnya.

Baca Juga :  Sambut Hari Ibu Tahun 2020, Himpass Gelar Dialog Inspiratif

Oleh karena itu, lanjut dia, pihaknya mendatangi Mapolres Sumenep untuk melakukan konsultasi hukum karena disamping kemarin tahun baru juga hari libur, sehingga dirinya bersama kliennya akan melaporkan oknum Kadis berinisial A tersebut pada hari aktif. Supaya kasus dugaan pencemaran nama baik kliennya ini nantinya diproses sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

“Kita tadi sudah melakukan konsultasi hukum di dalam dengan pihak polres. Tapi penyidik menyarankan pada kami untuk kembali lagi di hari aktif. Karena kasus yang kita laporkan ini butuh pengkajian lebih dalam lagi untuk mendapatkan Laporan Polisi (LP),” tukasnya.

Sementara dihubungi terpisah melalui chat aplikasi wathsapnya, mantan Kepala Dinas Perhubungan Sumenep, Drs. Agustino Sulasno, MH, belum memberikan komentar meskipun akun whatsApp pribadinya terlihat aktif.

Baca Juga :  Menteri Pertanian : Ayo Kita Kerja Kerja dan Kerja

Seperti diberitakan sebelumnya oleh Bangsaonline.com, bahwa Kadishub Sumenep mengungkapkan, dirinya sempat dihubungi seorang pria yang mengaku bernama Andri Yulianto (25), warga Perumahan Batuan Blok V Sumenep RT 013 RW 002. Pria tersebut mengaku sebagai wartawan Harian Bangsa dan Bangsaonline.com, mencoba meminta sejumlah uang dengan alasan untuk biaya pengobatan anggota keluarganya yang sedang sakit, Selasa, (28/12/2021) lalu.

“Ya, kemarin hari Selasa (28/12) saya dapat chat WhatsApp dari seseorang orang mengatasnamakan Andri Yulianto dan mengaku dari wartawan Harian Bangsa/Bangsaonline.com. Padahal, yang saya ketahui wartawan Harian Bangsa/Bangsaonline.com adalah sampean, Mas,” ujar Agus, oknum Kadis yang dimaksud kepada Sahlan, wartawan Harian Bangsa yang sebenarnya.

Tinggalkan Balasan