Ditemukan Banyak Tambak Udang di Sumenep Belum Kantongi Izin

Kepala Dinas Badan Lingkungan Hidup Moh Syahrial

SUMENEP, Limadetik.com – Belakangan banyak lahan pertanian disulap jadi tambak udang. Namun ditemukan banyak yang beroperasi tanpa mengantongi surat izin dari pemerintah.

Hal itu diungkapkan Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Sumenep, Jawa Timur Syahrial, Jum’at (8/9/2017).

“Ya memang banyak yang tidak mengantongi izin,”katanya.

Hanya saja, dirinya enggan merinci soal kepastian jumlah tambak udang yang beroperasi secara ilegal. Hanya saja pihaknya memastikan tambak udang yang tidak berizin merupakan tambak udang yang telah lama beroperasi, dan dikelola masyarakat asli Sumenep. Bukan tambak udang yang dikelolal investor.

“Kalau yang baru bisa dipastikan ada izinnya. Kalau tidak, pasti di demo,”ucapnya sambil tersenyum.

Menurutnya, meskipun dikelola perorangan harus tetap mengangongi izin. Itu sebagai kontrol terhadap pengelola tambak agar tidak melanggar tata ruang serta merusak lingkungan.

Apalagi untuk mengurus izin tidak terlalu sukit. Salah satu persyaratan untuk mengajukan izin, lokasi tambak harus berdiri di area yang diperbolehkan. Demikian pula dari sisi lingkungan harus memiliki sistem pengelolaan limbah yang baik. Jika lokasi yang bakal dibangun berdekatan dengan destinasi wisata seperti pantai, maka jarak antara bibir pantai dengan lokasi pembangunan minimal 100 meter.

Salah satu izin yang harus dikantongi oleh investor maupun perorangan, yakni Upaya Pengelolaan Lingkungan Hidup dan Upaya Pemantauan Lingkungan Hidup, yang selanjutnya disebut (UKL-UPL) untuk usaha kelas menengah dan Analisis mengenai dampak lingkungan (AMDAL) untuk jenis usaha berskala besar.

“Kalau lokasinya di daratan bisa diurus disini (DLH), kalau lokasinya di laut itu kewenangan Provinsi,” tukasnya. (Hoki/Yd)

1 KOMENTAR

Leave a Reply