Dua Calo Tiket Kapal Berhasil Diamankan Polisi

PALANGKA RAYA, Limadetik.com — Petugas Kepolisian Polres Kotawaringin Barat, Polda Kalimantan Tengah (Kalteng), berhasil mengamankan dua orang pria yang diduga calo jual beli tiket kapal penumpang yang beraksi di Pelabuhan Penumpang Panglima Utara, Kumai Kabupaten Kotawaringin Barat, Provinsi Kalimantan Tengah, Rabu (13/6/18).

Kedua orang pria calo tersebut beraksi disaat warga Kotawaringin Barat ramai datang ke Pelabuhan Kumai untuk mudik berlebaran ke Pulau Jawa, dikarenakan kesulitan dalam mendapatkan tiket, dan banyaknya pemudik yang menggunakan transportasi kapal laut tersebut.

Berdasarkan hasil Keterangan yang dihimpun dari Kapolda Kalteng, Brigjen Pol Anang Revandoko yang didampingi Direktur Reserse Kriminal Umum (DERESKRIMUM) Polda Kalteng, Kombes Ignatius Agung PRASETYOKO,. SH. MH,. yang datang ke Kumai untuk melakukan pemantauan arus mudik lebaran di Pelabuhan Kumai.

Kapolda bersama jajarannya, melakukan press rilis terkait tindak kejahatan yang dilakukan oleh tersangka dengan inisial T (32) dan Tersangka B alias I (48) terkait pencaloan yang dilakukan oleh kedua warga Kumai ini. Disamping itu Polisi juga menunjukkan sejumlah barang bukti pencaloan yang dilakukan oleh tersangka T (32) dan B alias I tersebut.

Barang bukti yang berhasil diamankan tersebut diantaranya, satu bendel fotocopy KTP/KK milik orang lain, kwitansi sebanyak lima lembar, dua bulpoint, serta uang tunai yang diduga sebagai hasil jual beli sebesar Rp40 juta yang diamankan polisi saat tersangka T dan B alias I beroperasi di Pelabuhan Penumpang Panglima Utara, Pangkalanbun, Kotawaringin Barat (Kobar).

Kapolda Kalteng, Brigjen Pol Anang Revandoko dalam Press Release mengungkapkan, para pelaku memakai identitas orang lain membeli tiket untuk mendapatkan sebuah keuntungan dengan harga tiket standard Rp. 250 ribu.

“Modus operandi yang dilakukan kedua tersangka yakni dengan membeli tiket di Agen Resmi, PT Dharma Kencana yang menggunakan identitas orang lain, dengan harga tiket standard Rp 250 ribu pertiketnya, kemudian dua tersangka menjual tiket tersebut dengan harga yang tinggi Rp 450 ribu hingga Rp 650 ribu kepada pembeli, sehingga tersangka berhasil diamankan,” terang Kapolda.

Akibat perbuatan yang telah dilakukan oleh pria berinisial T dan B alias I terancam hukuman sembilan tahun penjara, karena melanggar pasal 368 KUH Pidana Junto 378 KUH Pidana,” pungkasnya. (Ris/yd)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here