https://limadetik.com/

Ekonomi Kepulauan Sumenep Terancam Lumpuh

  • Bagikan
IMG 20200330 115601
Foto perahu nelayan saat mengangkut karyawan keramba apung (dok.limadetik.com)

SUMENEP, limadetik.com – Persoalan virus Covid-19 mulai berdampak terhadap perekonomian masyarakat. Ini menyusul imbauan pemerintah soal Social Distancing Measure atau menjaga jarak antarwarga, mengurangi perjumpaan, menghindari kontak fisik dan menjauhi tempat berkumpul orang banyak dalam rangka  antisipasi penyebaran wabah Covid-19.

Hal itu mulai dirasakan masyarakat kepulauan Sapeken, Kabupaten Sumenep, Jawa Timur. Buktinya, kini masyarakat mulai kelimpungan karena sektor ekonomi sudah mulai lumpuh.

https://limadetik.com/

“Kepulauan terancam lumpuh total, satu minggu lagi banyak orang mati bukan karena Corona, tapi karena kelaparan,” kata Anggota DPRD Sumenep asal kepulauan, Badrul Aini, Senin (30/3/2020).

Politisi PBB mengungkapkan, aktivitas masyarakat sudah tidak lagi beroperasi. Sehingga mereka tidak lagi mendapatkan penghasilan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.

“Aktfitas nelayan berhenti total. Ikan yang biasa di tangkap nelayan tidak bisa dijual, biasanya dikirim masuk bali,” ujarnya.

Masyarakat di Pulau Sapeken diperkirakan 90 persen berprofesi sebagai nelayan. “Masyarakat terancam kelaparan, hasil alam di Kepulauan Kecamatan Sapeken 90 persen nelayan. Bukan petani. Padi tidak bisa tumbuh, beras tak ada, masyarakat tidak ada penghasilan untuk beli. Ini sudah bencana,” bebernya.

Apalagi perahu antar pulau kecil sudah tidak lagi beroperasi. Semua taksian perahu antar pulau di Sapeken sudah tidak beroperasi dua hari lalu. “Pulau me LOCKDOWN diri,” ucapnya.

Maka dari itu, sebagai wakil rakyat meminta Pemerintah Daerah Kabupaten Sumenep segera memberikan bantuan pangan. “Pemkab, ayo dong gerak, kirim bantuan sembako, cairkan dana penanggulangan bencana, jangan telat,” desaknya. (hoki/yd)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan