umroh 12 hari

Empat Tersangka Pemalsuan Dokumen BOP Ponpes Annuqayah Terancam 5 Tahun Penjara

"Motif keempatnya sama, dengan peran yang sama pula, yakni mencari keuntungan pribadi, sehingga melakukan pemalsuan dokumen BOP Pondok Pesantren Annuqayah" terangnya.

Empat Tersangka Pemalsuan Dokumen BOP Ponpes Annuqayah Terancam 5 Tahun Penjara
FOTO: Empat tersangka pemalsuan dokumen BOP Annuqayah Lubangsa saat akan ditahan di Kejari Sumenep

SUMENEP, Limadetik.com – Empat orang tersangka dalam kasus pemalsuan dokumen BOP Poondok Pesantren Annuqayah Lubangsa, Kecamatan Guluk-guluk, Kabapten Sumenep, Jawa Timur secara sah dan resmi di tahan di rumah tahanan (rutan) klas 2B.

Ke empatnya ditahan Kejari Sumenep dan langsung dititipkan di rutan atau lapas klas 2B Sumenep, setelah sebelumnya dilakukan penjemputan di rumah masing masing. Kini keempatnya terancam 5 tahun hukuman atau kurungan penjara.

umroh 9 hari

“Empat tersangka ini kita tahan setelah semua syarat formil dan materil dirasa cukup dan memenuhi unsur, semua tersangka dilakukan penjemputan di rumah masing masing, dan tidak semua tersangka orang Sumenep, melainkan tiga orang diantaranya warga Pamekasan” kata Kajari Sumenep, Trimo, SH.MH, Kamis (9/6/2022) di hadapan awak media.

Menurut Kajari, ke empat tersangka ini terbukti telah melakukan pemalsuan dokumen BOP Pondok Pesantren Annuqayah Lubangsa yang kasusnya terjadi pada tahun 2021 silam. Tujuannya mencari mengambil keuntungan secra pribadi dan perannya sama semua.

“Motif keempatnya sama, dengan peran yang sama pula, yakni mencari keuntungan pribadi, sehingga melakukan pemalsuan dokumen BOP Pondok Pesantren Annuqayah” terangnya.

Lebih lanjut Kajari Sumenep, Trimo mengatakan, setelah dilakukan pemeriksaan dan dengan sejumlah barang bukti yang ada dan diamankan, maka keempatnya dinyatakan bersalah.

Baca Juga :  Enam Pengedar Sabu Diamankan Polres Bangkalan

“Setelah P21 dari tanggal 6 Juni 2022, dan pada hari ini Kamis 9 Juni 2022 langsung tahap 2 dilakukan penahanan, empat tersangka ini kita tahan selama 20 hari kedepan sambil nunggu waktu untuk dilakukan sidang perkara” ungkapnya.

Atas perbuatan mereka, keempat tersangka dijerat Pasal 266 ayat 5, pasal 55 ayat 1, dan pasal 263 ayat 1 tentang pemalsuan data atau dokumen dengan ancaman di atas 5 tahun kurang penjara.

“Ancaman hukuman bagi ke empat tersangka ini di atas 5 tahun penjara” tukasnya.

Dengan ditahannya empat tersangka pada kasus pemalsuan dokumen BOP Pondok Pesantren Annuqayah Lubangsa Guluk-guluk, bukti keseriusan Kejaksaan Negeri (Kejari) Sumenep dalam menegakkan hukum secara berkeadilan.

Tinggalkan Balasan