Scroll Untuk Membaca Artikel
Opini

Fakta Pelayanan Pembuatan E-KTP di Kecamatan

×

Fakta Pelayanan Pembuatan E-KTP di Kecamatan

Sebarkan artikel ini
Fakta Pelayanan Pembuatan E-KTP di Kecamatan
Plh. Sekda Kobar Juni Gultom saat meninjau salah satu OPD dilingkup Pemkab Kobar. (Foto : Ardin)

Fakta Pelayanan Pembuatan E-KTP di Kecamatan

Oleh : Achmed Rajif Dendivi Hetmatzar
Administrasi publik
Universitas Muhammadiyah Sidoarjo

_______________________

GESER KE ATAS
SPACE IKLAN

OPINI – Pelayanan pembuatan E-KTP merupakan salah satu contoh bentuk pelayanan publik yang diberikan oleh aparatur pemerintah. Proyek E-KTP ini dilatarbelakangi oleh sistem pembuatan KTP konvensional di Indonesia yang memungkinkan seseorang dapat memiliki lebih dari satu KTP.

Hal ini disebabkan belum adanya basis data terpadu yang menghimpun data penduduk dari seluruh Indonesia. Fakta tersebut memberi peluang penduduk yang ingin berbuat curang terhadap negara dengan menduplikasi KTP-nya. Di kantor Kecamatan sendiri menjadi salah satu organisasi pemerintah yang menjadi pelaksana pembuatan E-KTP.

Tentunya pembuatan E-KTP ini berlaku bagi semua warga yang terdata sebagai penduduk suatu Kecamatan.Pada pelayanan pembuatan E-KTP di Kecamatan sering terjadi permasalahan yang disebabkan banyaknya antrian yang dikarenakan jumlah penduduk yang berhak memperoleh dan memenuhi persyaratan pembuatan E-KTP yang banyak.

Tentu hal ini tidak sebanding dengan alat dendukung pembuatan E-KTP di kantor Kecamatan itu sendiriKemampuan pegawai dilihat dari pegawai yang kurang menguasai bidang dan tugasnya masing – masing.

Selain itu pula dijumpai para pegawai yang belum bisa menggunakan teknologi yang ada walaupun sebagaian fasilitas sudah cukup tersedia. Para pegawai kurang serius dan sungguh- sungguh dalam melaksanakan tugas yang dibebankan kepadanya sehingga tujuan yang diharapkan instansi tersebut tidak akan maksimal.

Kurangnya jiwa profesionalisme dan belum tumbuhnya kesadaran dan pentingnya tujuan instansi yang berorientasi pada hasil sehingga pada hasil sehingga pelayanan yang diberikan tidak maksimal.

Keberadaan pegawai dalam instansi pelayanan merupakan kunci utama potensi yang menjalankan manajemen, baik pada perusahaan swasta maupun publik.

Suatu intsansi juga membutuhkan pegawai yang handal yang mampu memberikan pelayanan dengan baik, dapat berinteraksi dengan pelanggan, dan mampu menggunakaan sarana dan prasarana yang ada dalam proses pelayanan.
____________________________

Disclaimer : Seluruh isi tulisan ini menjadi tanggung jawab penulis sepenuhnya

× How can I help you?