Scroll Untuk Membaca Artikel
Pemerintah

Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2023, DLH Sumenep Pungut Sampah Ditempat Wisata, Ini Alasannya

×

Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2023, DLH Sumenep Pungut Sampah Ditempat Wisata, Ini Alasannya

Sebarkan artikel ini
Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2023, DLH Sumenep Pungut Sampah Ditempat Wisata, Ini Alasannya
FOTO: Kegiatan pungut sampah DLH Sumenep

Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2023, DLH Sumenep Pungut Sampah Ditempat Wisata, Ini Alasannya

LIMADETIK.COM, SUMENEP – Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Relawan dan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Sumenep pungut sampah di tempat wisata, Senin (5/6/2023).

GESER KE ATAS
SPACE IKLAN

Setidaknya, ada 2 tempat wisata menjadi target Dinas yang konsen urusan lingkungan itu. Sebagai peringatan hari lingkungan hidup sedunia telah dilaksanakan di wisata pantai matahari, Desa Lobuk.

“Target lokasi wisata yang akan kami bersihkan dalam rangka hari lingkungan hidup sedunia tahun 2023 ini sebanyak 2, diantaranya wisata pantai matahari dan wisata gili labak, untuk hari ini tuntas kami laksanakan di wisata pantai matahari,” kata Arif Susanto, Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Sumenep.

Pelaksanaan pungut sampah di wisata gili labak direncanakan pada tanggal 8 juni 2023, termasuk memberikan edukasi kepada masyarakat tentang pengelolaan sampah.

“Pungut sampah di gili labak, kami akan laksanakan pada tanggal 8 juni. Selain membersihkan pantai nantinya akan ada penanaman terumbu karang,” ujarnya.

Disinggung soal kenapa memilih tempat wisata sebagai salah satu target dalam memperingati hari lingkungan ini, Arif mengungkapkan, karena kedua tempat wisata tersebut memiliki permasalahan sampah yang sama.

“Masalah pengelolaan sampah disana sama mas. Di wisata pantai matahari membuat kami termotivasi, karena di pantai itu kemarin ada tumpukan sampah, namun karena semangat masyarakat dan pemdes sehingga perlu kami dukung melalui kegiatan seperti ini, termasuk memberikan edukasi pengelolaan sampah, serta akan kami dorong untuk pengadaan Tempat Pembuangan Sementara (TPS),” jelasnya.

Disamping itu, pihaknya juga ingin ikut serta mempromosikan wisata sumenep, tentu tak terlepas dari kepedulian wisata terhadap lingkungan.

Kegiatan ini dihadiri sekitar 220 orang, turut hadir OPD terkait, ada Pemdes Lobuk, Kecamatan, Sekolah, dan Kader Lingkungan serta komunitas serta beberapa sponsor seperti BPRS bakti Sumekar, HCML, PT Kelola mina Laut, CV Anugrah Lautan Pertiwi, dan PT Sariguna Primatirta Sumenep.

Selain bersih-bersih pantai akan dilakukan demo pembuatan ekobrik sebagai salah satu cara mengurangi sampah plastik.

“Pada kesempatan kali ini kita juga akan mengadakan kegiatan demo pembuatan ekobrik. Jadi, saya ingin masukan dari seluruh peserta terhadap bagaimana kondisi kita di sumenep terhadap sampah plastik yang selama ini banyak menumpuk,” pungkasnya.

× How can I help you?