https://limadetik.com/

Ini Hasil Tes DNA Bayi Perempuan yang Diduga Tertukar di Sumenep

  • Bagikan
Ini Hasil Tes DNA Bayi Perempuan yang Diduga Tertukar di Sumenep

SUMENEP, LimaDetik.Com – Dari sekian lama menunggu, akhirnya hasil tes DNA (Deoxyribo Nucleic Acid) terhadap bayi yang diduga tertukar di RSUD dr. H. Moh. Anwar Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, sudah keluar.

Kapolres Sumenep, AKBP Darman, menjelaskan hasil tes DNA yang ditunggu-tunggu akhirnya keluar pada Jumat (5/2/2021) pukul 10.00 WIB diambil di RS Bhayangkara Polda Jatim.

https://limadetik.com/

Baca Juga: Diduga Dibuang Orang Tuanya, Ini Ciri-ciri Bayi yang Ditemukan di Tengah Sawah

“Berdasarkan hasil pemeriksaan dan analisa terhadap seluruh profil DNA dari sampel barang bukti, maka dapat dibuktikan secara ilmiah dan tidak dapat terbantahkan bahwa bayi perempuan adalah anaknya saudari Ningsih dan Bapak Subroto,” kata Kapolres Sumenep, AKBP Darman, Senin (08/02/2021).

Baca Juga: RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep Bantah Isu Bayi Tertukar 

Menurut Darman, apabila pihak keluarga ingin mengambil bayinya bisa langsung menghubungi pihak RSUD dr. H. Moh. Anwar Kabupaten Sumenep.

“Karena ini sudah menemukan kejelasan, pihak ibu bayi dipersilahkan kalau mau memarani bayinya ke rumah sakit,” ujarnya.

Baca Juga: Polres Sumenep Masih Menunggu Hasil Tes DNA dari Pusdokkes untuk Bayi Tertukar

Seperti diberitakan sebelumnya tindak pidana dugaan bayi tertukar terjadi di ruang Picu Nicu RSUD dr. H. Moh. Anwar Kabupaten Sumenep, pada Minggu (15/11/2021) sekitar pukul 13.00 WIB.

Baca Juga: Penemuan Bayi Kembali Gegerkan Sumenep

Versi ibu bayi, yakni Norma Ningsih, mengatakan saat menyusui bayi perempuannya yang sebelumnya berambut tipis. Saat topi bayi terjatuh, bayi itu berbeda yakni memiliki rambut tebal. Ibu bayi menduga bayi perempuannya yang dilahirkan tertukar.

Baca Juga: Bayi yang Ditemukan di Gapura Ternyata Hasil Cinta Telarang Kakak Adik

Tindak lanjut kasus dugaan bayi tertukar itu akhirnya Suaminya, Subroto (27) warga Desa Nyabakan Barat, Kecamatan Batang-batang, Sumenep memutuskan untuk membuat laporan ke Mapolres Sumenep.

Pihak kepolisian melakukan tes DNA dengan pengambilan sampel darah dan bucal swab terhadap dugaan bayi tertukar itu dilakukan oleh Kaur Doksik pada Subbiddokpol Biddokkes Polda Jatim di Poliklinik Bhayangkara Polres Sumenep, Selasa (1/12/2020) sekitar pukul 10.00 WIB.

(Bahri/yd)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan