Istighotsah dan Silaturrahmi, Bupati Pamekasan Pastikan Kepemimpinannya tak Akan Jual-Beli Jabatan

PAMEKASAN, Limadetik.com — Bupati Pamekasan Baddrut Tamam bersama wakilnya menghadiri Istighotsah dan silaturrahmi di pendopo Kecamatan Waru bersama sejumlah anggota Forkopimda setempat, Rabu (5/12/2018).

Kehadiran orang nomor satu itu untuk bersilaturrahmi dengan Ulama dan Tokoh masyarakat se Kecamatan Waru.

Bupati Pamekasan Baddrut Tamam menyampaikan dalam sambutannya, bahwa kepemimpinan dirinya berkomitmen selama 5 tahun ke depan tidak akan melakukan jual beli jabatan.

“Abdhina (saya) dengan Pak Wabup komitmennya sama, ingin bersaudara dengan ajunan, tidak ingin menutup perembukan dengan masyarakat, serta ingin menjadikan jabatan sebagai alat pengabdian dan perjuangan untuk memberikan pelayanan yang terbaik,” kata Bupati muda ini.

Komitmen itu, kata Bupati Baddrut Tamam ditanam dalam hatinya, bahkan diteruskan kepada seluruh pimpinan OPD dan ASN.

“Abdhina (saya) pastikan, saya ulang lagi Abdhina pastikan mulai dari sekarang sampai 5 tahun kedepan tidak boleh ada jual beli jabatan. Tidak boleh mutasi PNS ada jual beli jabatan,” katanya, menegaskan.

Sebab, menurut bupati, jabatan hanya alat perjuangan dan pengabdian. “Sebenarnya itu yang diinginkan Islam kita, para alim para ulama,” imbuh mantan anggota DPRD Provinsi Jawa Timur itu.

“Sehingga, cara ini kita lakukan untuk mendorong bagaimana seluruh pimpinan dinas lebih cepat bekerja, saya dan pak Wabup lebih cepat bekerja untuk melayani masyarakat di bawah,” sambungnya.

Menurut Politikus muda partai kebangkitan bangsa (PKB) ini, aspirasi masyarakat ingin didengar langsung oleh Bupatinya.

“Jika mau jadi Kepala Dinas, Camat bayar, akhirnya, pelayanan tidak akan maksimal. Jika mau jadi Kepala sekolah masih bayar, ketika ngajar, nulis A jadi B,” katanya, disambut hangat oleh hadirin.

Bahkan, Bupati Baddrut Tamam berpesan, bila ada informasi ada jual beli PNS, dirinya meminta agar langsung dilaporkan ke pihak kepolisian.

“Jika ada indikasi jual beli PNS, cari orangnya itu, laporkan langsung ke pihak kepolisian,” tandasnya.

Diketahui, kegiatan Istighosah dan silaturrahmi itu merupakan rangkaian kegiatan Maulid Nabi Muhammad SAW. Selain Forkopimda, turut hadir sejumlah pimpinan OPD, Forpimka Kecamatan Waru serta seluruh kepala desa dan perangkatnya. (arif/yd)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here