Kantor Disdik Kabupaten Sampang di Luruk Aktivis LSM PBB

SAMPANG, Limadetik.com – Aktivis dari Lembaga Swadaya Masayarakat Pemuda Bangsal Bersatu (LSM-PBB) kabupaten sampang Madura Jawa Timur melakukan aksi unjuk rasa di Kantor Dinas Pendidikan terkait dengan TIdak jelasnya Anggaran Bea Siswa untuk Mahasiswa di Kabupaten Sampang.

Adapun tuntun yang disampaikan oleh mereka Pada Dinas pendidikan Kabupaten Sampang salah satunya keterbukaan informasi dari semua Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) sampang yang selama ini dinilai terkesan tertutup salah satu nya Disdik yang tidak transparan memberikan bantuan Bea Siswa untuk Mahasiswa Miskin di kabupaten sampang.

Koordinator aksi dari LSM PBB Abu Bakrin menyampaikan kalau anggaran yang di gelontorkan untuk mahasiswa miskin di Kabupaten Sampang lumayan besar ratusan juta rupiah.

“Jadi gini mas anggaran bea siswa untuk mahasiswa miskin dikabupaten sampang itu lumayan besar 540 juta yang di ambilkan dari APBD Sampang tahun 2016/2017 ucap Bakrin panggilan akrabnya saat dimintai keterangan oleh limadetik.com Selasa,(2/8/2017).

Sementara dari hasil investigasi kami ke bawah nampak nya anggaran sebesar itu banyak salah sasaran justru bukan mahasiswa miskin yang menikmati nya,tapi masih banyak mahasiswa yang keluarga nya mampu membiayayai anak nya untuk kuliah dan kami punya buktinya,tutur pemuda ini.

Aksi sempat berjalan panas saat para pengunjuk rasa mencoba menerobos pagar betis yang dijaga ketat oleh pihak kepolisian resort sampang.

Sementara itu Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Sampang Jupriyadi dari awal aksi berlangsung sampai mereka membubarkan diri tak bisa menemui para aktivis ini dengan alasan sedang tidak ada ditempat.

Para pengunjuk rasa pun berjanji akan turun kembali ke jalan selama tuntutan mereka belum terjawab oleh Kadis pendidikan sampang.

Pengirim warta : Zam (biro sampang)
Penulis        : Yd

LEAVE A REPLY