Scroll Untuk Membaca Artikel
Peristiwa

Kata Polisi Pemancing Temukan Mayat Mengapung di Dam Ngelis Desa Prambon Kabupaten Trenggalek

×

Kata Polisi Pemancing Temukan Mayat Mengapung di Dam Ngelis Desa Prambon Kabupaten Trenggalek

Sebarkan artikel ini
Kata Polisi Pemancing Temukan Mayat Mengapung di Dam Ngelis Desa Prambon Kabupaten Trenggalek
Pemancing temukan mayat di Dam Ngelis Trenggalek

Kata Polisi Pemancing Temukan Mayat Mengapung di Dam Ngelis Desa Prambon Kabupaten Trenggalek

LIMADETIK.COM, TRENGGALEK – Penyebab kematian Jarno warga RT 15/ RW 03 Dusun Krajan Desa Prambon Kecamatan Tugu Kabupaten Trenggalek, Jawa Timur akhirnya terungkap.

GESER KE ATAS
SPACE IKLAN

Sebelumnya, korban ditemukan meninggal dunia, mengapung dalam posisi telungkup oleh seorang pemancing di Dam Ngelis Desa Prambon Kecamatan Tugu, Jumat (9/2/2024) sekitar pukul 14.30 WIB.

Kapolsek Tugu, AKP Panut mengatakan, sebelum ditemukan mengapung di Dam itu, Jarno diketahui tidak pulang selama dua hari.

Hal itu diperkuat oleh keterangan tetangga korban. Sebab korban tinggal seorang diri dan mengalami gangguan jiwa. Diduga korban terpeleset dan meninggal di Dam tersebut.

“Tinggal sebatang kara. Belum diketahui secara pasti kronologisnya, diduga korban terpeleset dan tenggelam,” kata Panut.

Polisi memastikan tidak menemukan adanya tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.

Hal itu diperkuat oleh pemeriksaan medis yang dilakukan oleh Puskesmas Tugu sehingga disimpulkan peristiwa itu adalah murni musibah, bukan korban dugaan pembunuhan.

“Tidak ada tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban, tadi sudah dilakukan pemeriksaan medis,” imbuhnya.

Untuk diketahui, sebelumnya korban ditemukan mengapung oleh dua orang pemancing di Dam Ngelis tak jauh dari rumahnya.

Dua pemancing yakni Nikolas Saputra (14) dan Lutfi Khoirudin (22) warga Dusun Krajan Desa Banaran Kecamatan Tugu itu kemudian melaporkan peristiwa itu ke kepala dusun setempat dan dilanjutkan ke Polsek Tugu.

Mayat itu kemudian dievakuasi oleh petugas gabungan.

“Awalnya warga tidak mengira jika jenazah itu adalah yang bersangkutan. Setelah dievakuasi, baru diketahui identitasnya. Jenazah itu sudah diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan,” pungkasnya.

× How can I help you?