https://limadetik.com/

Keberadaan Kapal Porsen di Perairan Pulau Pagerungan Resahkan Warga Nelayan Sapeken

Keberadaan Kapal Porsen di Perairan Pulau Pagerungan Resahkan Warga Nelayan Sapeken
FOTO: Penampakan Kapal Porsen di Perairan Pulau Pagerungan Kecamatan Sapeken

SUMENEP, Limadetik.com – Kapal Porsen dari luar Kepulauan Sapeken, berlabuh di perairan Pulau Pagerungan Kecil dan Pagerungan Besar, mendapatkan keluhan, dari Masyarakat Desa setempat, Kecamatan Sapeken, Kabupaten Sumenep, Senin (7/2/2022).

Informasi yang dihimpun oleh media ini, Kapal Porsen dari luar Kepulauan Sapeken berjumlah empat. Kapal Persen dari Jawa Tengah dan Kalimantan, saat ini kapal porsen sedang berlabuh di perairan Pulau Pagerungan Kecil, Kecamatan Sapeken, Kabupaten Sumenep.

limadetik branding

Moh Imran, ketua Kelompok Nelayan Porsen (KNP) Desa Pagerungan Kecil, Kecamatan Sapeken menyampaikan, bahwa kedatangan Kapal Porsen dari luar Kepulauan Sapeken, di Perairan Pulau Pagerungan Kecil membuat masyarakat resah dalam hal ini porsen lokal.

“Keberadaan Kapal Porsen dari luar Pulau Sapeken ini membuat masyarakat resah, sebab masyarakat tidak menginginkan adanya kapal nelayan dari luar” katanya, Minggu (6/2/2022).

Baca Juga :  Ini Hasil Tes DNA Bayi Perempuan yang Diduga Tertukar di Sumenep

Padahal kata Imran, pada tahun 2016 sudah jelas, ada perjanjian dengan Kapal Persen dari luar Kepulauan Sapeken, bahwa mereka, empat Kapal Porsen dari Jawa Tengah dan tiga dari Kalimantan tidak akan beroperasi di area Kepulauan Sapeken, bahkan di sepakati Pos Angkatan Laut (posal) dan Pos Keamanan Laut Terpadu (kamladu) serta Kapolsek Sapeken.

“Kedatangan empat Kapal Persen dari Jawa Tengah dan tiga.dari Kalimantan, telah melanggar kesepakatan dan jelas meresahkan Nelayan lokal di Kepulauan Sapeken dan sekitarnya. Karena alat tangkap porsen dari luar Kepulauan Sapeken melebihi kapasitas dan akan terjadi over exploetasi di area yang sekecil perairan laut Pagerungan Besar dan Pagerungan Kecil” jelas Imran kepada media ini.

Baca Juga :  Bupati Sumenep Lantik Ratusan Kepala Sekolah dan Puluhan Pengawas

Moh Imran mengecam, apabila oleh Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Provinsi Jawa Timur, tetap dibiarkan, maka pihaknya tidak segan segan akan bertindak dengan mengusir Kapal Porsen dari luar Kepulauan Sapeken tersebut.

“Apa bila Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Provinsi Jawa Timur, belum mampu mengatasi persoalan yang meresahkan masyarakat Kepulauan, maka kami akan tidak segan segan membakar kapal porsen yang berlabuh di perairan laut Pagerungan Besar dan Pagerungan Kecil” tandasnya mengancam.

Dirinya pun menegaskan, atas nama Kelompok Nelayan Porsen (KNP) lokal, merasa keberatan dan mengecam keras kepada persen dari luar kepulauan Sapeken untuk segera angkat kaki dari tempat berlabuh di perairan Pagerungan Besar dan Pagerungan Kecil.

“Jika tidak segera angkat kaki dari sini (pagerungan), maka kami masyarakat setempat akan bertindak lebih tegas aagi” pungkasnya.

Baca Juga :  Hairul Anwar Peduli Budaya Madura

Menanggapi keluhan masyarakat, yang disampaikan melalui Kelompok Nelayan Persen (KNP), Iptu Datun Subagyo Kapolsek Sapeken memastikan, untuk tetap melakukan patroli dan mengecek surat izin persen dari luar kepulauan sapeken yang berlabuh di perairan Pagerungan Besar dan Pagerungan Kecl.

“Kami tetap akan melakukan patroli mas, hanya saja saat ini, kita tau sendiri cuaca belum memungkinkan, dalam waktu dekat akan kami datangi persen yang ada di perairan Pagerungan Besar dan Pagerungan Kecl” katanya, saat ditemui di ruang kerjanya.

Sementara itu, Pos Angkatan Laut (Posal) Pagerungan Besar, saat dihubungi media ini melalui pesan whatsApp untuk dikonfirmasi terkait keberadaan kapal porsen belum tersebut belum merespon, hingga berita ini dinaikkan.

Tinggalkan Balasan