Ketua MPR Minta Semua Saling Memaafkan Soal Bendera yang Dibakar

JAKARTA, Limadeyik.com — Ketua MPR Zulkifli Hasan meminta semua pihak untuk saling memaafkan insiden pembakaran bendera bertuliskan kalimat tauhid di Garut beberapa waktu lalu. Ia menyayangkan tenaga masyarakat yang habis terbuang menyikapi kasus tersebut. Padahal seharusnya tenaga masyarakat dapat diarahkan pada hal positif.

Ketua Umum PAN itu menegaskan bahwa lebih baik mengutamakan persatuan sebagai tugas dan peran semua anak bangsa. Ia menyebut tugas MPR ialah mensosialisasikan pentingnya menjaga persatuan, kebersamaan, saling menghormati dan menghargai. Sebab, hal-hal tersebut adalah kesepakatan para pendiri bangsa yang digunakan sebagai landasan kokoh Indonesia merdeka.

“Kami juga memiliki semboyan Bhinneka Tunggal Ika yang harus kita jaga. Jangan sampai Indonesia yang terdiri dari keberagaman yang luar biasa sampai terkoyak-koyak. Para pendiri bangsa sudah meletakkan dasar untuk melupakan perbedaan dan hanya fokus kepada cita-cita bersama yakni Indonesia sejahtera. Itu tugas kami dan akan kami jaga terus,” jelasnya.

Walau begitu, ia mengakui banyak potensi gangguan terhadap persatuan Indonesia yang susah payah dibangun para pendiri bangsa. Khususnya akibat panasnya suasana tahun politik saat ini dan tahun 2019 karena berbeda pilihan.

“Makanya, untuk menjaga agar kegaduhan tahun politik bisa mereda bahkan hilang, MPR menjaga persatuan bangsa salah satunya dengan mengkampanyekan ‘Friendly Competition’. Pilihan boleh berbeda tapi semua tetap saudara. Tahun politik kita menjalankan demokrasi untuk kesejahteraan bersama bukan untuk berperang satu sama lain,” tuturnya.


sumber: republika

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here